Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

IHSG Menguat di Awal Pekan, Harga Emas Kembali Naik di Atas $4.500 Per Ons

IHSG menguat di awal pekan saat Rupiah melemah ke 16.770. Harga emas dunia naik di atas level psikologis $4.500.

Ilustrasi. (Foto: istockphoto)
Ilustrasi. (Foto: istockphoto)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Data indeks manufaktur PMI (purchasing manufacturing index) China di pekan ini menjadi data yang akan dinanti pelaku pasar keuangan di Asia.

Data tersebut menjadi data penting penggerak pasar keuangan di Asia pada pekan ini ditengah minimnya agenda ekonomi seiring dengan libur panjang Nataru.

Pengamat Ekonomi Sumut, menyatakan, situasi seperti ini memberikan indikasi atau kemungkinan bahwa tekanan pada pasar keuangan lebih terlihat dibandingkan dengan sebaliknya.

Data manufaktur China diproyeksikan masih akan di bawah level 50 atau masih mengalami kontraksi. Hal yang berbeda justru datang dari ekspektasi kinerja manufaktur AS yang akan tetap berada pada periode ekspansi.

-diperkirakan-uji-area-84308500-investor-menanti-rebound-awal-tahun" style="color: rgb(14, 125, 175);">Baca Juga : Harga Emas Antam 29 Desember 2025, Turun Rp9 Ribu ke Rp2.596.000 Per Gram, Perak Rp48.765

Dimana AS akan merilis data PMI manufakturnya pada perdagangan akhir pekan. Sementara China akan merilis data manufakturnya pada rabu mendatang.

Dari tanah air, lanjutnya, rilis data inflasi akan menjadi kabar pasar selanjutnya yang akan memberikan gambaran lebih rinci terkait dengan perubahan harga kebutuhan pangan masyarakat.

"Secara keseluruhan inflasi di Desember masih akan terkendali, dan tidak akan memberikan pengaruh besar bagi kinerja pasar keuangan," ungkapnya dalam keterangan, Senin (29/12/2025).

Pada awal pekan ini, kata Gunawan, mayoritas bursa saham di Asia bergerak mendatar atau sideways. pada sesi pembukaan perdagangan ditransaksikan menguat di level 8.545. IHSG diproyeksikan juga berak mendatar pada awal pekan ini dalam rentang 8.500 hingga 8.570.

Baca Juga : IHSG Diperkirakan Uji Area 8.430–8.500, Investor Menanti Rebound Awal Tahun

Disisi lain mata uang ditransaksikan melemah ke level 16.770 per US Dolar. Rupiah berpeluang ditransaksikan dalam rentang 16.750 hingga 16.785 pada perdagangan hari ini.

Terpisah ditransaksikan dikisaran harga $4.505 per ons troy, atau sekitar 2.44 juta per gram.

"Harga emas kembali naik dan ditransaksikan di atas level psikologis 4.500 seiring dengan memburuknya tensi geopolitik belakangan ini," pungkasnya.

(Akb/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait