IHSG Hari Ini Menguat di Pembukaan, Sentuh 7.750 – Saham Nikel dan Perbankan Jadi Sorotan
IHSG dibuka menguat ke 7.750 pada 15 April 2026. Saham nikel dan perbankan jadi pilihan analis di tengah potensi penguatan terbatas.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pergerakan pasar saham domestik memulai perdagangan Rabu (15/4/2026) dengan sentimen positif. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini tercatat dibuka menguat signifikan, naik 74,95 poin atau 0,98 persen ke level 7.750,90.
Kinerja serupa juga terlihat pada indeks saham unggulan LQ45 yang turut menguat 1,03 persen ke posisi 772,22, mencerminkan optimisme investor di awal sesi perdagangan.
Penguatan ini melanjutkan tren positif sehari sebelumnya, di mana IHSG ditutup naik 2,34 persen ke level 7.675 dengan dukungan volume beli yang cukup solid.
Secara teknikal, analis pasar menilai pergerakan IHSG masih berada dalam fase konsolidasi lanjutan. Rentang pergerakan indeks diperkirakan berada di area 7.700 hingga 7.843, sekaligus menguji batas resistance terdekat.
Namun demikian, pelaku pasar tetap diminta mewaspadai potensi koreksi jangka pendek dengan area support berada di kisaran 7.587 hingga 7.639. Sementara itu, level support lanjutan berada di 7.488 dan 7.351, dengan resistance kuat di 7.861.
Dari sisi rekomendasi, sejumlah saham berbasis komoditas dan perbankan masih menjadi pilihan utama analis. Saham-saham seperti NCKL, CUAN, dan MDKA dinilai memiliki peluang penguatan, seiring sentimen positif sektor tambang.
Selain itu, saham BBNI, HRTA, NICL, dan TINS juga menarik untuk dicermati, terutama bagi investor yang mengincar peluang jangka pendek berbasis teknikal.
Saham BBNI misalnya, menunjukkan penguatan dengan dukungan volume transaksi yang meningkat. Begitu juga HRTA yang masih berpotensi melanjutkan tren naik meski tertahan rata-rata pergerakan.
Di sisi lain, saham berbasis nikel seperti NICL dan TINS menunjukkan momentum positif seiring meningkatnya minat pasar terhadap sektor komoditas.
Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan secara terbatas, namun tetap dibayangi potensi profit taking dalam jangka pendek.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMUTDeteksi Dini Peredaran Narkoba, Rutan Kelas IIB Tarutung Razia Kamar Hunian WBP
Fadli Tara·25 menit yang lalu -
-
SUMSELJaga Keselamatan 3,2 Juta Penumpang, PT KAI Divre III dan BPKARSS Intensifkan Perawatan Jalur LRT Sumsel
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Pemilik Rumah Penyimpan 101 Burung Dilindungi Ternyata Paman Terpidana Perdagangan Satwa
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 106 Gram Ganja, Residivis Narkoba 59 Tahun Diciduk Polres Pematangsiantar
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALTerbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSUsai Sidak Ombudsman, Miras hingga Alat Fitness di Lapas Cibinong Menghilang, Kemenimipas Turun Tangan Selidiki
hendra·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Ungkap Kondisi 3 Pemain Kunci
hendra·3 jam yang lalu -
-
Semua berita sudah ditampilkan