IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Rentan Koreksi, Investor Diminta Cermati Level Penting
IHSG diproyeksi melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini. Simak level support-resistance serta rekomendasi saham ADMR, ARCI, PTBA, dan TAPG.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Rabu (24/6/2026) setelah ditutup melemah 0,25 persen ke posisi 6.101 pada sesi sebelumnya.
Tim riset MNC Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih berada di atas garis rata-rata pergerakan 20 hari (MA20) dengan dukungan aktivitas beli yang cukup baik. Namun demikian, indeks dinilai masih berpotensi mengalami koreksi lanjutan dalam jangka pendek.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan sedang berada pada fase wave (b) dari wave [iv]. Dalam skenario tersebut, indeks berpeluang menguji area support di kisaran 5.723 hingga 5.972 sebelum kembali melanjutkan tren penguatan menuju rentang 6.548 sampai 6.782.
Untuk perdagangan hari ini, level support IHSG berada di area 5.784 dan 5.594. Sementara itu, level resistance diperkirakan berada pada posisi 6.286 dan 6.459.
Selain mencermati pergerakan indeks, investor juga dapat memperhatikan sejumlah saham yang direkomendasikan oleh MNC Sekuritas.
ADMR menjadi salah satu saham yang menarik dicermati. Meski turun 0,33 persen ke level Rp1.525, pergerakannya masih bertahan di atas MA20. Saham ini direkomendasikan buy on weakness pada area Rp1.430 hingga Rp1.480 dengan target harga Rp1.670 dan Rp1.795. Adapun batas stop loss berada di bawah Rp1.340.
Saham ARCI juga masuk dalam daftar rekomendasi setelah menguat 2,88 persen ke Rp1.070. Meningkatnya volume pembelian menunjukkan minat pasar yang masih cukup kuat. Investor dapat mempertimbangkan akumulasi pada rentang Rp970-Rp1.055 dengan target harga Rp1.195 hingga Rp1.265 dan stop loss di bawah Rp915.
Sementara itu, PTBA yang terkoreksi 3,50 persen ke Rp2.480 dinilai masih memiliki peluang melanjutkan penguatan. Area buy on weakness berada pada kisaran Rp2.390-Rp2.430 dengan target harga Rp2.590 dan Rp2.710. Stop loss direkomendasikan di bawah Rp2.370.
Adapun TAPG yang turun 1,31 persen ke level Rp1.505 juga masih menarik untuk dipantau. Saham ini direkomendasikan untuk buy on weakness pada area Rp1.375-Rp1.455 dengan target harga Rp1.575 hingga Rp1.655. Investor disarankan menerapkan stop loss apabila harga bergerak di bawah Rp1.350.
Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, pelaku pasar diimbau tetap mengedepankan manajemen risiko dan memperhatikan level teknikal penting sebelum mengambil keputusan investasi.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELJaga Keselamatan 3,2 Juta Penumpang, PT KAI Divre III dan BPKARSS Intensifkan Perawatan Jalur LRT Sumsel
hendra·30 menit yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Pemilik Rumah Penyimpan 101 Burung Dilindungi Ternyata Paman Terpidana Perdagangan Satwa
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 106 Gram Ganja, Residivis Narkoba 59 Tahun Diciduk Polres Pematangsiantar
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALTerbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSUsai Sidak Ombudsman, Miras hingga Alat Fitness di Lapas Cibinong Menghilang, Kemenimipas Turun Tangan Selidiki
hendra·2 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Ungkap Kondisi 3 Pemain Kunci
hendra·3 jam yang lalu -
-
-
SEPAKBOLADeretan Bintang Sepak Bola yang Tetap Merumput Meski Mengidap Diabetes
hendra·4 jam yang lalu -
NASIONALJokowi hingga SBY Kenang Jasa Guruh Soekarnoputra: Dedikasi Nyata untuk Seni dan Politik
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan