Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pergerakan IHSG Selasa 8 September 2026, Simak Saham yang Berpotensi Jadi Perhatian

IHSG melemah 0,25% ke 6.619,67 pada Senin. BUMI, PTBA, AADI hingga AKRA menguat di tengah tekanan saham perbankan besar.

Bagikan:
BEI sempat menghentikan sementara perdagangan (trading halt). (BAY ISMOYO/AFP)
BEI sempat menghentikan sementara perdagangan (trading halt). (BAY ISMOYO/AFP)
A A

Nusantaraterkini.co, — Indeks Harga Gabungan () mengakhiri perdagangan Senin (7/9/2026) di zona merah. Indeks melemah 0,25% atau 16,80 poin ke level 6.619,67.

Pergerakan pada awal pekan berlangsung cukup dinamis. Indeks dibuka di posisi 6.652,09 dan sempat mencapai level tertinggi 6.667,75 sebelum akhirnya ditutup melemah.

Berdasarkan data (), sebanyak 281 saham tercatat menguat, sedangkan 332 saham melemah dan 179 saham lainnya bergerak stagnan.

Pada perdagangan tersebut, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp11.600,45 triliun.

Saham hingga Menguat

Di tengah tekanan terhadap IHSG, sejumlah justru mampu mencatat kenaikan signifikan. Salah satunya PT Resources Tbk. (BUMI) yang menguat 4,76% ke level Rp220 per saham.

Penguatan juga terjadi pada PT AKR Corporindo Tbk. () yang naik 4,69% menjadi Rp1.450 per saham.

Selanjutnya, PT Bukit Asam Tbk. () mengakhiri perdagangan dengan kenaikan 4,51% ke posisi Rp3.010 per saham.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. () juga mencatat penguatan sebesar 4% hingga berada di level Rp11.700 per saham.

Sementara itu, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. () naik 3,12% menjadi Rp9.075 per saham.

Tahan Tekanan IHSG

Penguatan sejumlah saham berbasis komoditas, terutama sektor batu bara, turut memberikan penahan terhadap tekanan IHSG.

Dalam riset hariannya, Mirae Asset Sekuritas mencatat BUMI menjadi salah satu dengan kinerja paling menonjol. Saham tersebut menguat 6,7%, disusul PTBA yang naik 4,5% dan AADI sebesar 4,2%.

Kinerja positif tersebut terjadi ketika sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar justru berada di bawah tekanan aksi jual.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. () dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (), misalnya, masing-masing mengalami penurunan sekitar 1,5%.

Sebelumnya, pada perdagangan sesi I Senin, IHSG juga telah melemah tipis 0,12% ke level 6.628. Tekanan terhadap indeks terutama datang dari saham-saham perbankan berkapitalisasi besar.

Pergerakan saham sektor energi dan keuangan tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor dalam mencermati arah IHSG pada perdagangan Selasa (8/9/2026).

Disclaimer: Informasi ini bersifat pemberitaan dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab masing-masing investor dengan mempertimbangkan profil risiko dan kondisi pasar.

(Dra/nusantaratetkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru