Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

IHSG Berbalik Arah Menguat 9,488 Poin ke Level 7.624,256 Siang Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menguat 9,488 poin atau 0,12% ke level 7.624,256 di pasar spot.

Bagikan:
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menguat 9,488 poin atau 0,12% ke level 7.624,256 di pasar spot.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menguat 9,488 poin atau 0,12% ke level 7.624,256 di pasar spot.
A A

Nusantaraterkini.co, Jakarta - di akhir perdagangan sesi pertama hari ini. Selasa (29/7/2025) Indeks Harga Saham Gabungan () berbalik arah menguat 9,488 poin atau 0,12% ke level 7.624,256 di pasar spot.

Penguatan ini disokong sebagian indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Sektor Infrastruktur yang naik 1,11% di akhir sesi pertama.

Baca Juga : IHSG Ditutup Melemah 10,61 Poin ke Level 7.520 di Perdagangan Sesi I Siang Ini

Disusul, IDX Sektor Barang Baku naik 0,82%, IDX Sektor Keuangan naik 0,55%, dan IDX Sektor Barang Konsumen Primer menguat 0,42%. 

Disusul, IDX Sektor Teknologi naik 0,33% dan IDX Sektor Energi menguat 0,16%.

Sementara itu, IDX Sektor Perindustrian menjadi sektor dengan pelemahan terdalam setelah anjlok 0,42% di akhir sesi pertama ini.

Baca Juga : IHSG Ditutup Menguat Bertambah 61,67 Poin ke level 7.530,90 di Akhir di Perdagangan Kamis (24/7/2025)

Kemudian ada IDX Sektor Transportasi dan Logistik turun 0,35%, IDX Sekto Properti dan Real Estate turun 0,14%, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer melemah 0,13% dan IDX Sektor Kesehatan turun 0,07%. 

Di mana, total volume pada perdagangan sesi pertama capai 16,07 miliar dengan nilai transaksi capai Rp 6,95 triliun. Ada 262 saham naik harga, 330 turun dan 207 stagnan.

Baca Juga : Analis Pasar: IHSG Masih akan Berada dalam Tren Bullish dengan Resistance di Area 7.530

Top gainers LQ45 siang ini terdiri dari:

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 5,67%

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 2,65%

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) naik 2,12%

Top losers LQ45 siang ini adalah:

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turun 3,9%

PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun 2,94%

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 1,69%

IHSG Dibuka Melemah 38,794 Poin ke Level 7.575,974 di Perdagangan Selasa (29/7/2025) Pagi Ini

Awal perdagangan hari ini. Selasa (29/7/2025) pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 38,794 poin atau 0,51% ke 7.575,974 di pasar spot.

Pelemahan IHSG ini disokong sebagian indeks sektoral. Sektor dengan pelemahan terdalam dicetak IDX Sektor Keuangan yang turun 1,85% di pagi ini.

Disusul, IDX Sektor Kesehatan, IDX Sektor Energi, IDX Sektor Infrastruktur, IDX Sektor Barang Baku dan IDX Sektor Perindustrian.

Sementara itu, IDX Sektor Properti dan Real Estate menjadi sektor dengan penguatan terbesar setelah melonjak 0,38% di pagi ini.

Kemudian ada IDX Sektor Barang Konsumen Primer, IDX Sektor Transportasi dan Logistik, IDX Sektor Teknologi, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer. 

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turun 2,16%

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 1,66%

PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) turun 1,55%

Top gainers LQ45 pagi ini terdiri dari:

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) naik 2,42%

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik 1,69%

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 1,18%

Analisis Pasar: IHSG Ditaksir Bergerak Berfluktuatif Cenderung Melemah

Berdasarkan perdagangan Selasa (29/7/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,94% ke level 7.614 di akhir perdagangan Senin (28/7/2025). Namun, kondisinya diperkirakan akan berbalik arah di pasar spot.

Menanggapi hal tersebutAnalis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat, penguatan IHSG hari ini dipengaruhi oleh pergerakan bursa global dan mayoritas bursa Asia.

“Di sisi lain, penguatan IHSG juga dipengaruhi oleh adanya rilis laporan keuangan semester I 2025 dan juga sempat didorong oleh sektor financial serta infrastruktur,” ujar Herditya.

Melansir data Stockbit, sektor keuangan telah menguat 0,28% di perdagangan hari ini, begitu pula sektor infrastruktur yang melesat 2,61%.

Untuk perdagangan hari ini, Selasa (29/7/2025), Herditya menaksir IHSG akan rawan terkoreksi dengan support 7.517 dan resistance 7.744.

Setali tiga uang, VP Marketing, Strategy, and Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi pun melihat, hari ini IHSG ditaksir bergerak fluktuatif cenderung melemah dalam rentang support 7.540 dan resistance 7.700. Indikator RSI kata dia menunjukkan masuk dalam area overbought.

Sentimennya menurut Audi, pasar akan dipengaruhi oleh penantian rilis kinerja semester I 2025 masing-masing emiten, terlebih jika berada di bawah ekspektasi pasar yang akan cenderung memberikan dampak negatif.

Selain itu, pasar juga tengah mengantisipasi keputusan arah suku bunga acuan bank sentral AS, The Fed, yang diperkirakan stagnan di angka 4,5%.

"Jika outlook pada speech lebih dovish, maka dapat menjadi sentimen positif untuk pasar saham," imbuh Audi.

Dengan begitu, rekomendasi Audi jatuh pada PT AKR Korporindo Tbk (AKRA) dengan level support Rp 1.250 dan resistance Rp 1.480; saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) di rentang support Rp 8.000 dan resistance Rp 8.850. 

Sementara itu, Herditya menyarankan investor untuk mengincar saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dengan level support Rp 1.320 dan resistance Rp 1.390;

Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) pada rentang support Rp 4.000 dan resistance Rp 4.110; 

Saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) di area

 support Rp 2.190 dan resistance Rp 2.250.

Tags: #IHSG
Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru