Polri Perkuat Tata Kelola Institusi Lewat Buku Police Governance
Polri memperkuat tata kelola institusi melalui pembahasan buku Police Governance untuk meningkatkan kapasitas, akuntabilitas, dan kualitas SDM.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui pembahasan buku Police Governance yang mengadopsi rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Hal tersebut mengemuka dalam diskusi bedah buku di Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026).
Pakar hukum tata negara, Prof Jimly Asshiddiqie, menekankan pentingnya penguatan kapasitas dan akuntabilitas ketimbang sekadar memperbesar struktur organisasi.
“Modernisasi institusi tidak diukur dari bertambahnya struktur organisasi, tetapi dari semakin kuatnya kapasitas, fungsi, efektivitas, dan akuntabilitas institusi,” kata Jimly, seperti dilansir RMOL, Jumat (25/9/2026).
Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan, setiap gagasan dan rekomendasi transformasi Polri harus dieksekusi secara nyata hingga tingkat kewilayahan, khususnya Polsek.
“Gagasan harus dijembatani dengan implementasi. Setiap rekomendasi harus dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan langkah operasional yang jelas,” ujar Dedi.
Dedi menambahkan, penguatan SDM berbasis sistem merit serta pemanfaatan buku Police Governance di lembaga pendidikan kepolisian seperti Sespim menjadi langkah strategis untuk mencetak calon pimpinan Polri yang adaptif terhadap tantangan zaman.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS VIDEODasco Minta Komisi III Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Fadli Tara·2 menit yang lalu -
-
NEWSPolri Perkuat Tata Kelola Institusi Lewat Buku Police Governance
Herman Saleh Harahap·36 menit yang lalu -
SUMSELAtasi Kemacetan, Pemko Palembang Bakal Tertibkan Pasar Tradisional
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PERISTIWAKebakaran di Padangsidimpuan Hanguskan 9 Rumah, 1 Meninggal Dunia
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
EKONOMIIHSG Hari Ini Berpotensi Lanjut Koreksi, Berikut Rekomendasikan 6 Saham Pilihan
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALAnggota DPRD Sumut Dhody Thahir Terancam 7 Tahun Penjara
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PAPUA TERKINIDPD Dorong PPDS RSPPU Jadi Jalur Afirmasi Nyata bagi Dokter Papua
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
Semua berita sudah ditampilkan