Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gawat, Oknum Kadus Ini Gadaikan Motor Dinas Berujung Digeruduk Warga

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ratusan warga Dusun Mijen, Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, menggeruduk kantor Balai Desa setempat, Kamis (5/9/2024).

nusantaraterkini.co, PEMALANG - Seorang oknum Kadus di Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang diduga menggadai sepeda motor milik pemerintah desa setempat.

Akibat ulahnya, ratusan warga Dusun Mijen, Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, menggeruduk kantor Balai Desa setempat, Kamis (5/9/2024).

Masyarakat datang dengan membawa berbagai spanduk yang bertuliskan kecaman dan kekecewaan atas tindakan Kadus IV yang menggadaikan sepeda motor milik Pemdes.

Baca Juga : Sempat Ngumpet di dalam Kulkas, Biawak Dievakuasi Damkar Pemalang

Kedatangan masyarakat ini untuk menuntut agar Kadus IV bernama M. Oka Setiawan yang telah menggadaikan kendaraan milik desa dicopot dari jabatannya.

Dalam orasinya, mereka meminta kepada pihak terkait agar segera mencopot jabatan Oka Setiawan dari Kadus IV, Desa Cibelok, Kecamatan Taman.

"Copot jabatan Kadus yang tidak bertanggungjawab. Yang menggadaikan motor milik Pemdes," teriak massa.

Baca Juga : Viral di Pemalang, Pengendara Motor Terabas Jalan yang Sedang Banjir

Selang beberapa lama orasi, massa yang dipimpin Kisman sebagai kordinator langsung diterima pihak Pemdes Cibelok dan Forkopimcam untuk menggelar audiensi di aula balai desa setempat.

Dalam kesempatan itu, Camat Taman, Sukisman mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang peduli dan hadir dalam mencapai kan aspirasi.

Bahkan, kata Sukisman, dirinya juga sudah mengetahui informasi tersebut dari pihak Pemdes.

"Saya sudah tahu, yang bersangkutan Oka Setiawan juga sudah pernah kami panggil ke Kecamatan Taman untuk mengklarifikasi permasalahan ini, akan tetapi yang bersangkutan tidak pernah hadir," kata Camat Taman, Sukisman.

Sementara itu, koordinator aksi, Kisman mengatakan, kedatangan warga ke kantor Balai Desa untuk kali kedua. Pertama aksi dilakukan pada 13 Agustus 2024 lalu.

"Kedatangan kami untuk menanyakan kendaraan bermotor VIAR di Dusun Mijen. Kami juga ingin menanyakan terkait dengan kendaraan pengangkut sampah yang dijanjikan untuk Dusun Mijen dan juga Masalah PBB yang dilakukan oleh Kadus 4 Oka Setiawan, sampai sekarang tidak ada hasilnya dan banyak warga yang menitip untuk PBB," jelas Kisman.

(Dra/nusantaraterkini.co)