Fokus Pembangunan, Gubernur Sumut Usulkan Pembentukan BUMD Bersama Antarprovinsi
Fokus Pembangunan, Gubernur Sumut Usulkan Pembentukan BUMD Bersama Antarprovinsi
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Pertemuan forum regional yang melibatkan delegasi dari tiga negara membahas sejumlah agenda penting, mulai dari penguatan ekonomi regional, pelestarian lingkungan, hingga percepatan pembangunan infrastruktur di Pulau Sumatera.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, usai mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung di Hotel JW Marriott Medan, Rabu (9/9/2026).
Ia menjelaskan fokus utama dari pembahasan ini adalah bagaimana peran organisasi dan kerja sama regional dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah peserta di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Pulau Sumatera.
"Pasti poin yang paling banyak, poin yang dibahas tentunya, tapi yang paling diutamakan adalah bagaimana peran dari AMTGT. Ini benar-benar bisa ikut membangun dan ikut berkontribusi dalam pembangunan dari daerah-daerah yang menjadi peserta AMTGT, khususnya ini karena regionalnya Sumatera," ujar Bobby.
Dalam kesempatan itu, delegasi Indonesia yang mewakili 10 provinsi di Pulau Sumatera juga telah memaparkan berbagai potensi ekonomi daerah.
Melalui agenda business matching yang telah berjalan sejak beberapa hari sebelumnya, kerja sama konkret antar pelaku usaha dari ketiga negara peserta dilaporkan telah mencatatkan hasil yang signifikan.
"Dan hasilnya sudah ada lebih dari Rp300 miliar untuk bekerjasama dari tiga negara ini dengan para pelaku usahanya. Itu salah satunya," ungkapnya.
Selain sektor ekonomi, pembahasan dalam forum tersebut turut menyoroti pembangunan infrastruktur lintas daerah, khususnya konektivitas dari Aceh hingga Lampung.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan kesiapannya untuk terus berkolaborasi dan berkontribusi dalam berbagai aspek pembangunan infrastruktur demi kemajuan bersama.
Sebagai langkah strategis jangka panjang, Bobby juga mengusulkan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bersama yang melibatkan seluruh provinsi di Pulau Sumatera.
Gagasan ini diharapkan mampu menciptakan kekuatan finansial mandiri guna mendukung pembiayaan berbagai program kegiatan di masing-masing daerah.
"Kita inginnya ada satu BUMD yang bersama dengan seluruh provinsi di Pulau Sumatra. Punya kekuatan tersendiri. Dan juga bisa membiayai dari beberapa kegiatan yang ada di provinsi masing-masing," katanya.
Seluruh hasil pembahasan, masukan, serta draf kesepakatan dari delegasi masing-masing negara saat ini masih dalam tahap finalisasi dan rencananya akan dilaporkan secara resmi pada sesi penutupan acara keesokan harinya.
(Cw3/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAJadwal Lengkap Super League dan Championship Indonesia Hari Ini
Herman Saleh Harahap·47 menit yang lalu -
EKONOMIMenaker: Ekonomi Sirkular Buka Peluang Jutaan Lapangan Kerja Baru
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANNihayatul Wafiroh Dorong Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan ke Dunia Kerja
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PERISTIWAPenembakan Massal di Krakow Polandia Tewaskan Enam Orang
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSKapolri Didesak Buka Daftar Korban Penyadapan yang Seret Mantan Petinggi Polri
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PERISTIWATNI Temukan Black Box M-17 yang Jatuh Saat Tugas Karhutla
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
E-SportMPL ID Season 18: BTR Tumbangkan TLID 4-3, Melaju ke Grand Final
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
-
INTERNASIONALIran-AS Kembali Memanas! Dua Rudal Hantam Pulau Qeshm, Trump Akui Serangan Terbatas
hendra·11 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTegur Suami Gegara Judi, Istri di Jakbar Dianiaya hingga Disundut Bara Rokok
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan