Dukung Swasembada Pangan, Polres Binjai Tanam Bibit Jagung di Lahan 18 Hektar
Dukung swasembada pangan program Presiden Prabowo Subianto, Polres Binjai melaksanakan tanam bibit jagung serentak.
nusantaraterkini.co, BINJAI - Dukung swasembada pangan program Presiden Prabowo Subianto, Polres Binjai melaksanakan tanam bibit jagung serentak.
Penanaman bibit jagung di lahan seluas 18 hektar ini dilaksanakan di Dusun Pemancar, Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat pada Selasa (21/1/2025).
Sebelum pelaksanaan tanam bibit jagung, kegiatan diawali dengan zoom yang dihadiri langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Baca Juga : Respons Cepat, Satreskrim Polres Simalungun Selidiki Dugaan Tambang Ilegal di Bandar Rakyat
Agenda ini juga diikuti serentak di wilayah lain secara virtual di Polda Jawa Timur, Polda Sulawesi Utara, Polda Papua Barat, Polda Kalimantan Barat, dan Polda Kalimantan Timur.
Hadir pula di lokasi Ketua Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri yang juga Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, PJU Mabes Polri, dan Forkopimda Jawa Barat.
Baca Juga : Polres Pematangsiantar Tanam Benih Jagung Serentak 1 Juta Hektare di Sumber Jaya
Agenda diawali dengan paparan oleh Ketua Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri, dilanjutkan dengan dialog interaktif Kapolri dan Mentan bersama dengan perwakilan polda jajaran yang ikut melaksanakan penanaman jagung serentak.
Polda Jatim menanam jagung dengan luas lahan 358 ha (jagung Bhayangkara), Polda Sulut 53.447,5 ha, Polda Papua Barat 80 ha. Lalu Polda Kalbar dengan luas lahan 74.002 ha, dan Polda Kaltim 42.366,71 ha.
Kapolres Binjai, AKBP. Bambang C. Utomo, SH, SIK, MSi mengatakan, penanaman jagung ini marupakan bagian dari program penanaman jagung serentak seluas 1 juta hektar di seluruh Indonesia.
"Ini digelar serentak di Indonesia. Di mulai dengan zoom oleh Kapolri dan menteri pertanian serta beberapa Polda," jelas Bambang usai melakukan kegiatan penanaman bibit jagung.
Secara nasional, terdapat dua jenis tanaman yang diprogramkan yakni padi dan jagung. "Karena wilayah tersebut lebih sesuai dengan tanaman jagung, makanya kami memilih jagung," katanya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
RELIGIRico Waas Serahkan Rekomendasi Rumah Ibadah dan Minta Jaga Kerukunan
Herman Saleh Harahap·19 menit yang lalu -
PENDIDIKANDishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar
Herman Saleh Harahap·26 menit yang lalu -
SUMATERA TERKINIMenaker Dukung Penciptaan Lapangan Kerja Sektor Perikanan
Herman Saleh Harahap·36 menit yang lalu -
SUMSELOperasi Sikat I Musi, Polda Sumsel Ungkap Puluhan Kasus Kejahatan
Herman Saleh Harahap·44 menit yang lalu -
NEWSSeniman dan Politikus Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia
Herman Saleh Harahap·51 menit yang lalu -
PENDIDIKANNono Sampono: Kampus Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Masa Depan Indonesia
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Bantah Laporan BNPB Soal Karhutla Kalteng dan Kalbar Normal
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMSELHerman Deru Kaji Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumsel
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALKetua DPD Dorong Bali Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah Nasional
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
POLITIKSyarat Pendidikan Gibran Digugat, Hensa Sebut Jawaban KPU Kunci MK
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan