Nusantaraterkini.co, YOGYAKARTA-Pertandingan Super League Indonesia antara PSIM Yogyakarta dan Bali United berakhir sama kuat, Senin (23/2/2026) malam. Bermain di hadapan pendukungnya di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, PSIM memaksa tamunya Bali United mengakhiri pertandingan dengan skor 3-3.
Meski tidak ada tim yang membawa pulang poin penuh, laga ini akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling mendebarkan musim ini berkat aksi kejar-mengejar angka yang terjadi hingga detik-detik terakhir pertandingan.
Baca Juga : Duel Panas Super League dan Championship Indonesia Siap Tersaji Malam Ini
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi di mana PSIM Yogyakarta sebenarnya memegang kendali permainan dengan penguasaan bola mencapai 60 persen. Namun, efektivitas menjadi pembeda di babak pertama. Bali United yang bermain lebih menunggu justru berhasil unggul dua gol tanpa balas sebelum turun minum.
Baca Juga : Sengit di Brawijaya, Duel Persik Kediri dan PSIM Yogyakarta Berakhir Tanpa Pemenang
Gopei T membuka keran gol pada menit ke-34 setelah memanfaatkan umpan akurat dari Jaya I. Petaka bagi tuan rumah bertambah di masa tambahan waktu babak pertama ketika Receveur T mencetak gol kedua bagi Serdadu Tridatu. Keunggulan 0-2 di paruh pertama sempat membuat publik Yogyakarta terdiam, terutama setelah tim tamu tampil sangat disiplin dalam meredam setiap serangan Laskar Mataram.
Memasuki babak kedua, pelatih PSIM melakukan perjudian besar dengan memasukkan tiga pemain sekaligus, termasuk Sheva S dan Herdiewan R untuk menyegarkan lini serang. Namun, situasi justru tampak semakin kelam bagi tuan rumah ketika Jaya I memperlebar jarak menjadi 0-3 pada menit ke-55.
Baca Juga : Jadwal Super League Malam Ini: Malut United Tantang Persija, Bhayangkara Siap Hadapi Semen Padang
Di titik ini, banyak yang mengira pertandingan sudah berakhir bagi PSIM. Namun, semangat pantang menyerah yang menjadi ciri khas tim kebanggaan warga Yogyakarta ini mulai terlihat saat Sheva S mencetak gol balasan pada menit ke-65. Momentum pertandingan berubah total di menit ke-72 ketika pemain Bali United, Ferrari J menerima kartu merah langsung yang memaksa tim tamu bermain dengan sepuluh orang di sisa laga yang krusial.
Keunggulan jumlah pemain membuat PSIM Yogyakarta mengurung total pertahanan Bali United. Statistik mencatat tuan rumah melepaskan total 23 tembakan dengan 12 di antaranya tepat sasaran.
Tekanan bertubi-tubi tersebut akhirnya membuahkan hasil di menit ke-88 melalui gol bunuh diri R Saputra yang memperkecil skor menjadi 2-3. Di masa injury time yang penuh ketegangan, Ramos Mingo F muncul sebagai pahlawan setelah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 pada menit ke-90+1. Gol tersebut disambut sorak sorai ribuan suporter di Mandala Krida yang menyaksikan kebangkitan luar biasa timnya.
Pertandingan ditutup dengan hujan kartu kuning di menit-menit akhir untuk Simon M, Campos D, dan Ze Valente, namun skor imbang tetap bertahan hingga peluit panjang. Kedua tim terbukti sama kuat dalam laga yang menguras fisik dan emosi ini.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
