Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ditumpangi 3 Warga Medan, Nissan Grand Livina Tertabrak Kereta Api Jurusan Medan-Binjai

Akibat kejadian tersebut, seorang penumpang minibus bernama Dea Aulia (21), meninggal dunia sesaat setelah mendapatkan perawatan intensif

Kendaraan minibus yang terlibat kecelakaan dengan Kereta Api Jurusan Medan-Binjai saat berada di Pos Lantas Polsek Sunggal, di Jalan Pembangunan KM 12, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (14/8/2025). (Foto: Muhammad Alfi/Nusantaraterkini.co)
Kendaraan minibus yang terlibat kecelakaan dengan Kereta Api Jurusan Medan-Binjai saat berada di Pos Lantas Polsek Sunggal, di Jalan Pembangunan KM 12, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (14/8/2025). (Foto: Muhammad Alfi/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sebuah mobil yang melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu terlibat kecelakaan dengan , di Jalan Pembangunan KM 12, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Kamis (14/8/2025).

Dalam video amatir yang sempat diabadikan warga, terlihat mobil Nissan Grand Livina BK 1181 UZ yang ditumpangi tiga orang warga Medan ini rusak parah setelah tertabrak kereta api yang melaju dengan kecapatan tinggi dari arah Kota Medan menuju Binjai.

Akibat kejadian tersebut, seorang penumpang minibus bernama Dea Aulia (21), meninggal dunia sesaat setelah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga : 6 Orang Meninggal Dunia, Kecelakaan Kereta Api Vs Toyota Rush di Lubuk Pakam

Sementara itu, pengemudi minibus Syamir Hasyim Syarif (56), dan seorang penumpang lainnya M.Nurhadi (29) mengalami luka parah dan saat ini tengah mendapat perawatan intensif di RSU Betesda. 

Kanit Lantas Polsek Sunggal, Iptu Jefriadi Silaban mengatakan, kecelakaan ini bermula saat minibus yang akan melintasi rel tanpa palang pintu secara mendadak mengalami mati mesin. 

"Untuk dugaan awal dari beberapa saksi yang ada di lokasi, saat mobil tersebut mau melintas di tengah rel tanpa palang pintu itu secara tiba-tiba mati mesin," ujarnya.

Sementara, di saat yang bersamaan muncul kereta api dari arah Medan menuju Binjai dengan kecepatan tinggi langsung menabrak bagian depan minibus tersebut.

"Saat mobil mati mesin, secara bersamaan muncul kereta api dari arah Medan menuju Binjai langsung menabrak bagian depan mobil hingga terseret belasan meter," ungkap Kanit Lantas.

Sementara itu, masih banyaknya perlintasan kereta api tanpa palang pintu di wilayah Kabupaten Deli Serdang, mengakibatkan tingkat kecelakaan yang melibatkan pengendara dan kereta api terus terjadi.

Baca Juga : Kronologi Mobil Tertabrak KA Sri Lelawangsa di Jalan Stasiun Sunggal, 2 Korban Meninggal

Untuk itu, mantan Kanit Regident Satlantas Polres Toba mengimbau masyarakat khususnya pengguna kendaraan untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di perlintasan yang tidak memiliki palang pintu.

"Kita mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat melintas di perlintasan kereta tanpa palang pintu. Sebab kejadian hingga memakan korban jiwa ini, bukan kali pertama terjadi," imbau Iptu Jefriadi Silaban.

(cw4/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait