Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Diduga Ditipu Travel, 20 Jemaah Umrah Lansia Musi Rawas Terlantar di Jakarta

20 jemaah umrah lansia asal Musi Rawas terlantar di Jakarta diduga ditipu Umi Travel. Kantor pelaku kini tutup

Salah seorang lansi asal Musi Rawas diduga menjadi korban penipuan biro travel umroh kembali ke kampung halaman setelah terlantar 15 hari di Jakarta. (Foto: Istimewa)
Salah seorang lansi asal Musi Rawas diduga menjadi korban penipuan biro travel umroh kembali ke kampung halaman setelah terlantar 15 hari di Jakarta. (Foto: Istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, - Sebanyak 20 jemaah umrah asal Musi Rawas, yang didominasi lansia, diduga menjadi korban penipuan Biro Perjalanan setelah terlantar selama 15 hari di Jakarta tanpa kejelasan keberangkatan ke Tanah Suci.

Para jemaah yang awalnya diberangkatkan dari Palembang dengan tujuan Jeddah via transit Jakarta ini kehilangan kontak dengan pihak travel setibanya di ibu kota.

Akibatnya, sebagian jemaah terpaksa pulang kembali ke Sumatera Selatan (Sumsel) karena tidak sanggup membayar biaya tambahan yang diminta untuk melanjutkan perjalanan melalui biro lain.

"Saya sangat sakit hati. Pergi umrah ini karena ada uang hasil berladang sawit dan mencari kayu, bukan karena saya orang mampu. Saya tidak rida dunia akhirat diperlakukan seperti ini," ujar salah satu korban dengan nada kecewa dalam video yang viral di media sosial yang dikutip, Senin (23/2/2026).

Keluarga korban, Endi mengatakan jika dari total rombongan tersebut hanya 12 orang yang berhasil melanjutkan umrah menggunakan jasa travel lain setelah membayar biaya tambahan, sementara sisanya terlunta-lunta.

Menurutnya, pihak keluarga sudah mencoba mendatangi kantor biro perjalanan tersebut di , namun kantor diketahui sudah lama tutup.

"Perjanjiannya berangkat ke Jeddah, tapi cuma sampai Jakarta dan terlantar 15 hari di sana. Kami mau menambah uang, tapi sudah tidak ada lagi. Mencari uang untuk ke Tanah Suci itu tidak mudah," katanya.

Hingga saat ini, keluarga korban masih menunggu itikad baik dari pihak biro perjalanan sebelum menempuh jalur hukum resmi, mengingat kondisi fisik jemaah yang baru tiba masih dalam keadaan trauma.

Kejadian ini diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah di Lubuk Linggau dan agar pengawasan terhadap biro perjalanan umrah semakin diperketat.

"Nenek kami baru saja sampai, saat ini masih istirahat dan trauma. Kami berharap kejadian ini tidak terulang kembali dan masyarakat lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan," pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait