Nusantaraterkini.co, PAPUA – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Yonif 123/Rajawali, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan, menegaskan bahwa program bantuan pendidikan yang dijalankan merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya di wilayah Papua Selatan.
Menurutnya, setiap anak bangsa berhak memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkecuali, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil. Karena itu, Satgas Yonif 123/Rajawali terus berupaya mengembangkan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan sekolah setempat.
“Pendidikan adalah hak dasar seluruh anak Indonesia. Kami berkomitmen melanjutkan program ini dengan menyesuaikan materi pembelajaran serta berkoordinasi dengan pihak sekolah agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujar Letkol Inf Anhar Agil Gunawan saat kegiatan pendidikan di Kampung Amazu, Kecamatan Kaibar, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, Senin (19/1/2026).
Baca Juga : Ladang Ganja Siap Panen di Madina Ditemukan Prajurit Yonif 123 Rajawali saat Latihan Patroli Gunung
Selain mendukung peningkatan kualitas pendidikan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat lokal. Melalui pendekatan edukatif, Satgas berharap dapat membangun kepercayaan serta sinergi yang kuat demi kemajuan bersama di wilayah penugasan.
Dalam pelaksanaannya, Satgas Yonif 123/Rajawali menggelar program pendidikan di sejumlah pos, yakni Pos Haju, Tomor, Bade, dan Kaibar. Materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah, meliputi pelajaran IPA, matematika, bahasa Indonesia, keterampilan menulis, pengenalan komputer, sejarah, hingga pendidikan karakter.
Pihak sekolah menyambut positif program tersebut. Kepala Sekolah SD Inpres Amazu, Wahyu Pranata Monowa, yang diwakili oleh Yohanes Pabuntang, menyampaikan apresiasi atas kontribusi TNI AD dalam membantu proses belajar-mengajar.
“Bantuan berupa ilmu dari TNI AD ini sangat berarti bagi kami. Anak-anak menjadi lebih termotivasi untuk belajar. Kami berharap program ini terus berlanjut dan dapat menjangkau lebih banyak sekolah,” tuturnya.
(Dra/nusantara terkini.co).
