Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Dalami Kasus Penemuan Mayat di Desa Sialogo, Ini Keterangan Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan

Dalami Kasus Penemuan Mayat di Desa Sialogo, Ini Keterangan Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan

ilustrasi pembunuhan (Foto: istimewa)
ilustrasi pembunuhan (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, TAPSEL - Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) masih melakukan pendalaman terkait seorang pedagang dewasa di Desa Sialogo, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (6/4/2026) lalu. 

"Kita juga sudah amankan HP korban dan HP orang-orang yang diduga ada kaitan dengan peristiwa ini. HP sudah kita bawa ke Polda Sumut untuk dilakukan identifikasi secara forensik," ungkap Kasat Reskrim Tapanuli Selatan IPTU Bontor Desmonth, kepada Nusantaraterkini.co, pada hari Senin (13/4/2026).

Diketahui, korban berinisial AMS (42) ditemukan tewas dalam posisi telungkup dengan bekas luka di wajah, leher, dan tangan.

Kondisi tubuh korban yang lebam dan terdapat lecet di beberapa anggota tubuh menimbulkan dugaan awal bahwa kematian tidak wajar, akibat kekerasan fisik.

Sementara itu Kapolsek Batangtoru, AKP P.M. Siboro, mengatakan pihak kepolisian menerima laporan dari Kepala Desa Sialogo setelah salah seorang warga menemukan mayat tersebut saat hendak mengambil buah kelapa di sekitar TPU.

“Setibanya di TKP, kami menemukan korban dalam keadaan mulai membusuk dengan beberapa luka di wajah, leher, dan tangan. Dari pemeriksaan awal, ada bekas lebam dan sayatan yang mengindikasikan kekerasan fisik,” kata AKP Siboro.

Dia menambahkan, pihak kepolisian langsung mengamankan lokasi dan barang bukti, termasuk pakaian korban yang berlumuran darah dan tas berisi buah salak yang berada di dekat jenazah.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian. Keluarga korban telah menyetujui tindakan autopsi sebagai langkah awal lidik,” ujar AKP Siboro.

Dari hasil pemeriksaan luar oleh personel Polsek Batangtoru bersama tim Inafis, terdapat cekungan di kepala, pembengkakan pada kelopak mata kiri, luka lecet di tangan, kaki, dan paha, serta lebam di tubuh korban.

Kasus ini kini masuk tahap lidik dan pihak kepolisian berkomitmen mengungkap kasus ini secara tuntas dan memastikan kondisi keamanan di sekitar wilayah tetap terjaga.

“Kami berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini. Nantinya setiap petunjuk akan kami telusuri agar pelaku bisa diidentifikasi dan dihadapkan pada proses hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek.

(Ron/Nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru