Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Cinta Segitiga Berujung Maut, Dua Pria Duel hingga Satu Tewas

Dua pria terlibat duel karena cinta segitiga di Sukorejo, Kendal. Tubari (54) meninggal dunia, polisi menangani kasus dugaan penganiayaan.

Ilustrasi mayat. (Foto: istimewa)
Ilustrasi mayat. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,ย  โ€“ Perselisihan asmara berujung tragis di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Dua pria terlibat perkelahian yang diduga dipicu perebutan hati seorang perempuan. Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Peristiwa berdarah itu terjadi di rumah seorang perempuan berinisial H (49), warga Desa Gentinggunung, Kecamatan Sukorejo, , pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Dua pria yang terlibat dalam kejadian tersebut diketahui berinisial Tubari (54) dan Rokhadi (50).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Humas Polres Kendal, Iptu Deni Herawan, membenarkan adanya peristiwa perkelahian yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Korban diketahui bernama Tubari.

"Korban meninggal dunia yakni T," ujar Deni, Senin (19/10/2026).

Menurut keterangan polisi, kejadian bermula ketika Rokhadi mendatangi rumah H, perempuan yang disebut sebagai kekasihnya. Tidak berselang lama, Tubari datang ke lokasi.

Tubari dikabarkan juga memiliki ketertarikan terhadap H. Situasi kemudian memanas ketika Tubari diduga lebih dahulu melayangkan pukulan kepada Rokhadi hingga keduanya terlibat perkelahian.

"Kemudian terjadi perkelahian di antara korban dan pelaku," jelas Deni.

Di tengah keributan tersebut, H sempat keluar rumah untuk meminta bantuan. Namun, ketika kembali masuk, ia mendapati Tubari sudah tergeletak dan tidak berdaya.

Meski kondisinya lemah, Tubari saat itu masih dalam keadaan sadar dan sempat berbicara. Rokhadi bersama H kemudian mengangkat Tubari ke bagian depan rumah.

Rokhadi selanjutnya meminta istri Tubari untuk datang menjemput suaminya. Namun, ketika tiba di lokasi, istri korban mendapati Tubari sudah tidak sadarkan diri.

Tubari kemudian dibawa pulang ke rumahnya. Kondisinya yang tidak lagi merespons membuat peristiwa tersebut berujung pada laporan kepada pihak kepolisian.

"Sesampainya istri korban di TKP sudah didapati korban sudah dalam keadaan tidak sadar dan kemudian dibawa pulang ke rumah korban," ungkap Deni.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sukorejo untuk ditindaklanjuti. Polisi menyebut dugaan motif perkelahian berkaitan dengan persoalan asmara, lantaran Tubari dan Rokhadi sama-sama dikaitkan dengan H.

"Iya (masalah asmara). Sudah dilaporkan atas kasus penganiayaan yang menyebabkan matinya orang," kata Deni.

Kasus ini menjadi perhatian karena perselisihan yang diduga berawal dari persoalan cinta segitiga berakhir dengan hilangnya nyawa seseorang. Penanganan perkara selanjutnya berada di tangan kepolisian.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait