nusantaraterkini.co, MEDAN - Tindakan tidak terpuji kembali melanda oknum guru. Kali ini peristiwa itu terjadi di Qinyuan, Provinsi Shanxi, China.
Seorang guru bermarga Zhang kedapatan berbincang dengan siswa melalui aplikasi pesan singkat dengan kata-kata cenderung mesra yang tak sengaja terpampang di proyektor.
Akibatnya, oknum guru perempuan yang mengajar di sekolah kejuruan di Qinyuan, Provinsi Shanxi, China diskors.
Baca Juga : Diduga Ikut Bantu Aniaya Anak di Bawah Umur, Oknum Guru di Tapteng Dilaporkan ke Polisi
Guru itu disebut sudah menikah dan mempunyai seorang anak.
Obrolan yang keluar dari aplikasi WeChat itu memperlihatkan momen si guru mengeluh suami dan putrinya yang tidak menghargainya. Kemudian siswa itu menjawabnya dengan pernyataan bernada cemburu. Tak hanya itu, ia juga memanggil gurunya dengan panggilan sayang.
“Sayang, kenapa kamu menangis?” tanya siswa tersebut.
Baca Juga : Ibu Guru Ditetapkan Tersangka Imbas Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Pelajar Pria
Zhang menjawab, “Aku membantu anakku mencuci kakinya dan memintanya untuk mencuci kakiku juga, tetapi dia menolak. Lalu aku meminta ayahnya untuk mencuci kakiku, tetapi dia juga menolak dan pergi begitu saja. Aku kesal. Aku bilang padanya, ‘Anak itu memperlakukanku seperti caramu memperlakukanku.’ Aku sangat sedih! Suami seperti apa yang telah aku nikahi?”
Dalam percakapan itu, murid yang diduga berusia 15-18 tahun tersebut menyatakan kecemburuannya. Ia bahkan berkata ingin mencuci kaki Zhang dan mengungkapkan perasaannya bahwa dia mencintainya meski si guru sudah bersuami.
“Jangan minta dia melakukan apa pun untukmu. Walaupun kamu sudah menikah, aku tidak mau mendengar bahwa kamu membiarkan dia melakukan sesuatu untukmu. Karena aku akan cemburu,” terang siswa tersebut.
Baca Juga : Reforestasi China Sukses Perluas Habitat 73,6 Persen Spesies Burung Hutan
“Aku akan mencuci kakimu lain kali saat kita tinggal bersama. Aku akan selalu mencintaimu,” tambahnya.
Obrolan yang bocor karena Zhang lupa keluar dari akun WeChat yang terhubung ke proyektor seketika menggegerkan sekolah.
Sekolah tempat Zhang mengajar merespons dengan menyatakan mereka menyikapi insiden itu secara serius. Zhang mendapat skorsing, dengan penyelidikan digelar untuk menentukan langkah selanjutnya.
Baca Juga : AFC Konfirmasi China jadi Tuan Rumah Piala Asia U20 2027
Berita ini menjadi viral di media sosial China dan memicu berbagai tanggapan dari warganet. Beberapa mengkritik moralitas guru tersebut, sementara yang lain mengkhawatirkan perasaan orang tua siswa setelah mengetahui hubungan ini.
Sebelumnya, pada Juli lalu, seorang guru berusia 50 tahun di Provinsi Anhui juga diselidiki karena mengirim pesan tidak pantas kepada siswi. Hal tersebut menunjukkan bahwa insiden semacam itu sudah banyak terjadi di China.
(Dra/nusantaraterkini.co).
