Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bursa Asia Pasifik Dibuka Melemah Seiring Para Investor Menganalisis Data Inflasi November dari Tokyo

Bursa Asia Pasifik diperkirakan dibuka melemah seiring para investor menganalisis data inflasi November dari Tokyo, Jepang, serta angka produksi indus

Bagikan:
ursa Asia Pasifik diperkirakan dibuka melemah seiring para investor menganalisis data inflasi November dari Tokyo, Jepang, serta angka produksi industri Korea Selatan.
ursa Asia Pasifik diperkirakan dibuka melemah seiring para investor menganalisis data inflasi November dari Tokyo, Jepang, serta angka produksi industri Korea Selatan.
A A

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Jumat (29/11/2024) diperkirakan dibuka melemah seiring para investor menganalisis data inflasi November dari , , serta angka . 

Baca: Harga Minyak Mentah Turun Setelah Lonjakan Mengejutkan dalam Persediaan Bensin AS

Sementara, angka inflasi utama di tercatat sebesar 2,6%, meningkat dari 1,8% pada Oktober.

Di sisi lain, inflasi inti, yang tidak memasukkan biaya makanan segar, naik menjadi 2,2%, sedikit lebih tinggi dibandingkan proyeksi Reuters sebesar 2,1%.

BACA: Usai Pilkada 2024, IHSG Terperosok ke Zona Merah Turun 45,73 Poin ke Level 7.200,16 Hingga Akhir Perdagangan

Angka inflasi Tokyo ini sering dianggap sebagai indikator tren nasional . 

Sementara itu, menunjukkan kenaikan 2,3% secara tahunan pada Oktober, membalikkan penurunan 1,3% yang terjadi pada September. 

BACA: Harga Emas Spot Tetap Stabil di Angka US$2.636,35 Per Ons Troi

Jepang diperkirakan melemah, dengan kontrak berjangka di Chicago berada pada 38.215 dan di Osaka pada 38.180, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level 38.349,06. 

BACA: Bursa Asia Pasifik Dibuka Bervariasi Setelah Reli Wall Street Terhenti Meski Data Inflasi Amerika Serikat Sesuai dengan Ekspektasi

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 memulai perdagangan hari ini dengan sedikit pelemahan. 

Sementara itu, indeks futures Hang Seng Hong Kong berada di 19.455, menunjukkan potensi pembukaan lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di 19.366,96. 

Di sisi lain, pasar saham Amerika Serikat tutup pada Kamis (28/11) untuk libur Thanksgiving dan akan buka hanya setengah hari pada Jumat.   

(nusantaraterkini.com/win)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait