BPBD Ingatkan Warga Tuban Bahaya Angin Puting Beliung saat Pancaroba
Menghadapi bahaya angin puting beliung, BPBD Kabupaten Tuban mengingatkan warganya untuk waspada dan siap siaga
BPBD Ingatkan Warga Tuban Bahaya Angin Puting Beliung saat Pancaroba
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Menghadapi bahaya angin puting beliung, BPBD Kabupaten Tuban mengingatkan warganya untuk waspada dan siap siaga.
Potensi bahaya angin puting beliung biasanya terjadi di masa pancaroba atau pergantian musim, dari kemarau ke penghujan atau sebaliknya.
Untuk itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban Sudarmadji mengimbau warga untuk tetap waspada serta mengingatkan perangkat daerah terkait mulai dari tingkat desa hingga kecamatan bersinergi menghadapi fenomena ini.
“Saya mengimbau warga agar tetap waspada mengingat saat ini wilayah Tuban sudah memasuki musim pancaroba atau masa di mana terjadi transisi atau pergantian antara dua musim, yakni musim kemarau menuju musim penghujan,” ujarnya, Minggu (5/11/2023).
BPBD setempat menginformasikan angin puting beliung merusak atap kandang hewan ternak di Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (4/11/2023).
Sudarmadji mengatakan, angin puting beliung pertama kali diketahui warga setelah melihat kumpulan awan gelap disertai angin kencang di lahan milik sebuah perusahaan semen di wilayah tersebut.
"Atap kandang yang rusak ini milik kelompok usaha binaan Perusahaan swasta. Memang awalnya itu hujan, sudah dua hari ini memang wilayah Tuban ini (sering) hujan," katanya.
Sudarmadji menyampaikan, tidak ada korban jiwa dari kejadian ini sebab angin puting beliung tidak mengenai pemukiman warga. Namun, kerugian akibat kerusakan atap kandang hewan ternak berupa sapi, kambing, dan bebek tersebut ditaksir mencapai Rp25 juta.
"Tidak ada pemukiman warga yang kena terjangan angin. Jadi angin itu setelah menerjang kandang sudah berubah arah sebelum mengenai rumah warga," tuturnya.
Sementara, menghadapi potensi bahaya angin puting beliung di masa pancaroba, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk melakukan upaya kesiapsiagaan.
BPBD dapat bekerja sama dengan dinas terkait untuk melakukan pemangkasan ranting-ranting pohon di ruang publik. Sedangkan warga, penguatan atap rumah atau pun pemangkasan juga dapat dilakukan untuk menghindari pohon tumbang.
(zie/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALSidang Kasus PNBP Pelabuhan Belawan, JPU Dalami Prosedur Pemanduan dan Navigasi Kapal
hendra·34 menit yang lalu -
PENDIDIKANMulai Oktober, Siswa SMA/SMK Bermasalah Bakal Dibina di Barak Kopassus
hendra·57 menit yang lalu -
PERISTIWADua Pemuda Tewas di Kontrakan, Polisi Temukan Bau Gas Menyengat dan Kompor Masih Menyala
hendra·1 jam yang lalu -
NASIONALDPD dan TNI Dorong Karya Bakti di Bengkulu, 580 Titik Pembangunan Disiapkan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALMelawan Petugas, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Binjai Kota Ditembak Polisi
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALLBH Pandawa Khatulistiwa Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Aliran Emas Papua di Samarinda
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALiPhone Winda Lorenza Belum Pernah Dibuka Penyidik, LBH Medan Desak Uji Digital Forensik
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOSultan B. Najamudin Dorong Kolaborasi TNI dan Pemda Percepat Pembangunan di Daerah
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOGubernur Herman Deru Tegaskan Banpres Karhutla Rp100 Miliar Digunakan Sesuai Prosedur
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
KESEHATANCegah HIV/AIDS, Rutan Kabanjahe Skrining Kesehatan Warga Binaan
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan