Berapa Lama ASI Perah Dapat Disimpan?
Banyak ibu, ada kalanya mereka perlu memompa ASI untuk disimpan. Berapa lama ASI perah dapat disimpan?
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Menyusui adalah satu cara terbaik untuk memberikan nutrisi kepada bayi. Namun, bagi banyak ibu, ada kalanya mereka perlu memompa ASI untuk disimpan. Yang menjadi pertanyaan, berapa lama ASI perah dapat disimpan?
Dalam artikel ini, nusantaraterkini.co akan membahas berapa lama ASI perah dapat disimpan.
1. Berapa Lama ASI Perah Dapat Disimpan Setelah Dipompa
ASI perah dapat disimpan dalam berbagai cara. Berikut adalah panduan umum untuk menyimpan ASI:
- Di suhu ruangan: ASI yang dipompa dapat bertahan selama 4 hingga 6 jam pada suhu ruangan (sekitar 25°C).
- Di kulkas: Jika disimpan di dalam kulkas, ASI dapat bertahan hingga 3 hingga 5 hari. Pastikan untuk menyimpannya di bagian belakang kulkas, bukan di pintu, untuk menjaga suhu tetap stabil.
- Di freezer: ASI dapat disimpan di freezer selama 6 bulan, tetapi untuk kualitas terbaik, disarankan untuk menggunakannya dalam waktu 3 bulan.
2. Berapa Jam ASI Bertahan di Dot
Setelah ASI dituangkan ke dalam dot, sebaiknya segera diberikan kepada bayi.
ASI yang sudah berada di dot hanya bertahan selama 2 jam di suhu ruangan.
Jika bayi tidak menghabiskannya dalam waktu tersebut, sebaiknya ASI tersebut dibuang untuk menjaga kesehatan bayi.
3. Berapa Lama ASI Bertahan Setelah Keluar dari Kulkas Bawah
Jika ASI diambil dari kulkas, sebaiknya digunakan dalam waktu 2 jam setelah dikeluarkan.
Jika tidak habis, ASI tersebut tidak boleh dikembalikan ke dalam kulkas dan sebaiknya dibuang.
Ini penting untuk menghindari risiko bakteri yang dapat berkembang.
4. Bagaimana Cara Menyimpan ASI Setelah Pumping
Menyimpan ASI dengan benar adalah kunci untuk menjaga kualitasnya. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa diikuti:
1. Gunakan wadah bersih: Pastikan wadah atau botol yang digunakan untuk menyimpan ASI bersih dan steril. Bisa menggunakan botol khusus untuk ASI atau kantong penyimpanan yang aman.
2. Label wadah: Tulis tanggal dan waktu pemompaan pada wadah agar Anda tahu berapa lama ASI tersebut sudah disimpan.
3. Simpan di tempat yang tepat: Untuk penyimpanan jangka pendek, letakkan ASI di kulkas. Untuk penyimpanan jangka panjang, masukkan ke dalam freezer.
4. Hindari pengulangan pembekuan: Setelah ASI dicairkan, sebaiknya tidak dibekukan lagi. Gunakan dalam waktu 24 jam setelah dicairkan.
Pastikan ASI perah yang dishpan tetap aman dan bergizi untuk bayi. Menyusui atau memberikan ASI perah merupakan cara yang luar biasa mendukung kesehatan dan perkembangan sang bayi. Selamat Mencoba !!!
(Akb/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSHensa Kritik Keras Komunikasi Pemerintahan Prabowo: Bukan Lagi Masalah, tapi Sudah Jadi Penyakit
hendra·5 menit yang lalu -
EKONOMIIHSG Berpotensi Menguat ke 5.458, Intip Rekomendasi Saham Hari Ini
hendra·17 menit yang lalu -
SUMSELJarak Pandang Hanya 350 Meter, Penerbangan Singapura-Palembang Batal
hendra·40 menit yang lalu -
-
INTERNASIONALBandara Dammam Arab Saudi Diserang, 1 Orang Tewas dan 8 Luka-luka
hendra·1 jam yang lalu -
SUMUTCermin Wajah Kota, Langkah Konkret Letnan Dalimunthe Kembali Diuji
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSSaid Abdullah Minta Pemda Perkuat Mitigasi Kekeringan dan Karhutla di Jawa Timur
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSKapal Tanker Pembawa 1 Ton Narkoba di Selat Malaka Tak Punya Tujuan Resmi
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALWabup Indramayu Syaefudin Ditahan Kejati Jabar, Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Rugikan Negara Rp18,79 Miliar
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDua Prajurit TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Tunggu Respons Panglima
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan