427 Sisa Jasad Manusia Dipulangkan dari Belanda, Sultan Banjar Pertanyakan Peran Ahli Waris
Sultan Banjar mendesak pemerintah melibatkan kerajaan Nusantara dan ahli waris dalam penanganan 427 sisa jasad manusia yang dipulangkan dari Belanda.
Nusantaraterkini.co,ย JAKARTA โ Anggota DPR RI Fraksi PAN sekaligus Sultan Banjar dan Ketua Forum Silaturahmi Keraton Se-Nusantara (FSKN) mendesak pemerintah melibatkan kerajaan-kerajaan di Nusantara dan ahli waris dalam proses penanganan 427 sisa jasad manusia yang dipulangkan dari Belanda.
Menurutnya, pelibatan kerajaan dan ahli waris penting karena koleksi tersebut memiliki keterkaitan dengan sejarah Indonesia, termasuk masa kolonial. Pemerintah juga diminta memastikan penanganan sisa jasad dilakukan dengan menghormati nilai agama, sejarah, dan martabat manusia.
โPemerintah harus melibatkan ahli waris juga. Kalau sisa jasad manusia itu sudah dipulangkan, sebagai umat Muslim tentu kita tidak menginginkan jasad tersebut dibiarkan begitu saja. Harus ada penanganan yang sesuai,โ ujarnya kepada Nusantaraterkini.co, Selasa (13/10/2026).
Ia menegaskan, pemerintah perlu berkoordinasi dengan pihak-pihak yang memiliki keterkaitan sejarah sebelum memutuskan langkah lanjutan. Kerajaan-kerajaan di Nusantara dinilai perlu dilibatkan untuk memberikan pandangan mengenai asal-usul serta penanganan sisa jasad tersebut.
Menurutnya, pemerintah sebaiknya berperan sebagai fasilitator yang menjembatani proses pemulangan dan penyelesaian persoalan sejarah, bukan mengambil alih peran pihak yang memiliki keterkaitan langsung dengan koleksi tersebut.
โBoleh saja pemerintah punya inisiatif dan niat baik. Namun, perannya harus menjadi jembatan atau mediator dengan melibatkan kerajaan-kerajaan sebagai ahli waris,โ katanya.
Selain menyoroti pelibatan ahli waris, Sultan Banjar juga mempertanyakan motif Pemerintah Belanda mengembalikan koleksi tersebut kepada Indonesia.
Ia menilai, proses pemulangan tidak cukup hanya dengan mengembalikan koleksi, tetapi juga harus disertai keterbukaan mengenai latar belakang pengumpulan sisa jasad manusia pada masa kolonial.
Menurutnya, pengembalian koleksi tersebut semestinya menjadi momentum untuk mengungkap sejarah kolonialisme secara utuh kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Termasuk di dalamnya berbagai tindakan kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi selama masa penjajahan.
Karena itu, ia meminta pemerintah Indonesia mendalami alasan di balik pemulangan tersebut sekaligus memastikan seluruh proses penanganannya dilakukan dengan mempertimbangkan aspek sejarah, budaya, dan kemanusiaan.
Sebelumnya, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menyampaikan bahwa kesepakatan pemulangan koleksi dari Belanda dilakukan atas permintaan Indonesia dan berdasarkan rekomendasi Komite Koleksi Kolonial Belanda (Dutch Colonial Collections Committee).
Sebanyak 427 sisa jasad manusia yang turut dikembalikan diketahui dikumpulkan oleh Eugene Dubois di wilayah Hindia Belanda pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.ย
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS VIDEOPria Diduga Provokator Bentrokan yang Lukai Dua Jurnalis di Depan Mapolda Sumsel Bawa 2 Sajam
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Fokuskan APBD 2027 untuk Benahi 100 Titik Banjir hingga Kesejahteraan Guru
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Arsenal Kontra Lille, Arteta Kenang Peran Penting Olivier Giroud di Masa Lalu
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALAHY: Indonesia Harus Jadi Kekuatan Menengah Berpengaruh di Tengah Era Paradoks Global
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPermohonan Prapid Doddy Thahir Dikabulkan, Penetapan Tersangka tak Sah
Fadli Tara·5 jam yang lalu -
NASIONAL14 Orang Terjaring, KPK Amankan Uang Rp1,4 Miliar dan Logam Mulia dalam OTT di BNPB
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
NASIONALBNPB Hormati Proses Hukum KPK Usai OTT, Pastikan Tetap Fokus Tugas Kemanusiaan
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
-
NEWSRiset Trend Asia Sebut PLTU Captive dan Ekspor Batubara Pemicu "BlackOut"
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KRIMINALJurnalis Dihajar saat Live Unjuk Rasa, Pimred Tribun Sumsel dan Sripo Desak Polisi Tangkap Pelaku
Rozie Winata·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan