Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Proses Identifikasi Rampung, 4 Sisa Jasad Korban Bus ALS Diserahkan ke Keluarga

Proses Identifikasi Rampung, 4 Sisa Jasad Korban Bus ALS Diserahkan ke Keluarga

Keempat peti jenazah korban kecelakaan maut bus ALS versus Truk Tangki BBM yang akan diserahkan kepada pihak keluarga pada, Sabtu (23/5/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
Keempat peti jenazah korban kecelakaan maut bus ALS versus Truk Tangki BBM yang akan diserahkan kepada pihak keluarga pada, Sabtu (23/5/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, — () menyerahkan empat sisa jasad korban kecelakaan maut bus ALS versus Truk Tangki BBM kepada pihak keluarga pada, Sabtu (23/5/2026).

Penyerahan sisa jasad dari insiden tragis di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, pada Rabu (6/5/2026) dilakukan setelah proses identifikasi dinyatakan rampung melalui pencocokan data laboratorium DNA.

Tiga sisa jasad yang baru teridentifikasi langsung diserahkan bersama satu jasad korban lainnya, yang sebelumnya sempat belum diambil oleh pihak keluarga.

Kabid Dokkes Polda Sumatera Selatan, AKBP Andrianto saat menggelar konferensi pers di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang, Sabtu (23/5/2026). (Foto: Tia/nusantaraterkini.co)

“Kami menyampaikan pertama tentang hasil laboratorium yang kami terima kemarin, hari Jumat (22/5/2026) pukul 18.00 WIB,” ujar Kabid Dokkes Polda Sumatera Selatan, AKBP Andrianto saat menggelar konferensi pers di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang.

Andrianto menjelaskan jika berkas hasil pemeriksaan laboratorium DNA tersebut, berkaitan erat dengan kondisi empat jenazah korban yang pada waktu sebelumnya sempat belum berhasil teridentifikasi secara medis.

Sebelum seluruh sisa jasad tersebut diserahkan secara resmi untuk dibawa pulang dan diantarkan ke pihak keluarga secara bersamaan pada hari ini, tim forensik terlebih dahulu melakukan sinkronisasi berkas pada pagi harinya.

“Pagi tadi pukul 08.00 WIB kami melakukan rekonsiliasi, artinya pencocokan data antemortem dan data postmortem,” katanya.

Berdasarkan hasil pencocokan berkas rekonsiliasi tersebut, sisa jasad pertama dengan Nomor PM 062 berhasil diidentifikasi sebagai Sukarpi, berjenis kelamin laki-laki, yang merupakan anak biologis dari Marium.

Kemudian, jasad kedua dengan Nomor PM 063 teridentifikasi sebagai Suwido Gurning, berjenis kelamin laki-laki, yang merupakan anak biologis dari Mona Lisa Siahaan.

Selanjutnya, sisa jasad ketiga dengan Nomor PM 065 berhasil diidentifikasi sebagai Karno Bin Salim, berjenis kelamin laki-laki yang dinyatakan teridentifikasi secara valid karena memiliki kecocokan yang sangat identik dengan sampel pembanding langsung di lapangan berupa properti peci miliknya.

Ia menegaskan jika proses identifikasi untuk ketiga jasad ini dipastikan telah rampung sepenuhnya oleh tim medis.

Sementara itu, untuk sisa jasad keempat dengan Nomor PM 064 teridentifikasi sebagai Sukono Bin Supardi Nasution, yang merupakan ayah biologis dari Zazkiatul Padila.

Korban Sukono diinformasikan menjadi korban yang posisinya sudah berstatus teridentifikasi oleh tim medis, namun dilaporkan sempat belum diambil oleh pihak keluarga di rumah sakit. Sehingga hari ini ikut diantarkan bersama dengan ketiga korban lainnya.

Andrianto mengatakan jika dari seluruh hasil pengujian sampel postmortem ini, akurasi identitas jasad terbukti sangat kuat.

Adanya kecocokan mutlak antara data antemortem yang diserahkan keluarga dengan data postmortem dari jasad korban memastikan seluruh proses penyerahan sisa jenazah berjalan lancar tanpa kekeliruan.

“Dari hasil laboratorium data postmortem ini, seluruh jenazah sudah teridentifikasi secara jelas karena terdapat kecocokan antara data antemortem dengan data postmortem,” katanya.

Dengan diserahkannya empat sisa jasad terakhir secara bersamaan ini, seluruh rangkaian proses identifikasi terhadap total 17 korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus ALS versus Truk Tangki BBM di Kabupaten Muratara dinyatakan telah selesai sepenuhnya.

Pihak kepolisian memastikan seluruh hak penyerahan jenazah kepada ahli waris telah terpenuhi berdasarkan standar operasional prosedur baku penanganan korban.

“Jadi seluruh jenazah yang berjumlah 17 orang semuanya sudah teridentifikasi dari hasil laboratorium DNA, baik melalui data antemortem maupun postmortem. Itu yang bisa saya sampaikan sebagai laporan hasil laboratorium DNA,” pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait