Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Harga Telur Anjlok, DPR Desak BGN Optimalkan Penyerapan Lewat Program MBG

Harga Telur Anjlok, DPR Desak BGN Optimalkan Penyerapan Lewat Program MBG

Anggota Komisi IV DPR Rina Sa'adah Minta BGN SerapTelir untuk Program MBG (foto:istimewa)
Anggota Komisi IV DPR Rina Sa'adah Minta BGN SerapTelir untuk Program MBG (foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anjloknya ayam ras di tingkat peternak rakyat mendapat sorotan dari Anggota Komisi IV DPR Rina Sa'adah, meminta () segera mengoptimalkan penyerapan telur lokal melalui Program ().

Menurut Rina, pemanfaatan telur sebagai salah satu menu utama dalam program MBG dapat menjadi solusi untuk membantu yang saat ini menghadapi tekanan akibat rendahnya harga jual telur di pasar.

“Kami sangat prihatin dengan anjloknya di tingkat peternak. Kami mendesak menyusun variasi menu berbasis telur untuk meningkatkan penyerapan hasil produksi peternak mandiri. Ini merupakan instrumen yang paling logis untuk membantu ekonomi rakyat saat ini,” ujar Rina, Rabu (10/6/2026).

Legislator dari daerah pemilihan Jawa Barat itu menjelaskan, peternak saat ini menghadapi situasi yang cukup berat. Di tengah turunnya harga telur, biaya produksi seperti pakan, obat-obatan, serta bibit ayam atau day-old chick (DOC) masih berada pada level tinggi.

Ia mengingatkan, apabila tidak ada langkah cepat dari pemerintah untuk menyerap kelebihan produksi, banyak peternak berpotensi mengalami kerugian berkepanjangan hingga terpaksa mengurangi populasi ternaknya.

“Banyak peternak yang terancam kolaps. Solusinya ada di program MBG yang memiliki kebutuhan pangan dalam jumlah besar setiap hari. Jika potensi ini dimaksimalkan, stabilitas harga di tingkat peternak dapat segera membaik,” katanya.

Selain membantu peternak, Rina menilai penggunaan telur dalam program MBG juga memberikan manfaat dari sisi pemenuhan gizi anak. Telur dikenal sebagai sumber protein hewani yang kaya asam amino esensial dan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik serta perkembangan otak.

Menurutnya, telur juga memiliki keunggulan karena mudah diolah menjadi berbagai jenis menu, sehingga dapat mengurangi kejenuhan peserta program terhadap makanan yang disajikan.

“Telur bisa diolah menjadi telur dadar, telur rebus, semur telur, maupun orak-arik sayuran. Selain praktis untuk dapur umum MBG, kandungan gizinya juga sangat baik bagi anak-anak,” ujarnya.

Rina berharap BGN dapat segera mempertimbangkan peningkatan penggunaan telur lokal dalam menu MBG agar tujuan program tercapai secara optimal, baik dalam meningkatkan kualitas gizi anak maupun menjaga keberlangsungan usaha peternak rakyat.

Dengan kebutuhan pangan program MBG yang terus meningkat, penyerapan telur produksi peternak lokal dinilai dapat menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ekonomi sektor peternakan nasional. 

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru