Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Usai Bersihkan PETI Kotanopan, Kapolres Madina Bungkam Soal Pendompeng Dibekingi Kades Singengu

Editor:  hendra
Reporter: REZA
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Lokasi PETI dengan alat berat dan mesin Dompeng. (Foto: Reza/nusantaraterkini.co).

nusantaraterkini.co, MADINA - Sudah tak heran lagi ketika redaksi media ini menerima pesan dari masyarakat lewat messenger Facebook (FB) yang menyampaikan bahwa Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dengan alat berat excavator dan mesin dompeng masih terus beroperasi di Kecamatan Kotanopan.

Hanya saja ada yang menarik dari pesan yang masuk ke redaksi. Dimana PETI yang dulunya menggunakan alat berat excavator menggunakan Box pencuci emas oleh warga yang diduga kuat milik “G” yang diketahui seorang Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Kotanopan itu, kinindisinyalir beralih kerjasama dengan para pendompeng.

Baca Juga : PETI di Eks Lahan PT M3 Kecamatan Lingga Bayu Makin Geliat Beroperasi, Polres Madina Tak Berdaya

“Itu bang, nampaknya kades setelah ketahuan bermain PETI pake box, nampaknya beralih kerja sama dengan pendompeng itu,” tulis warga yang tak ingin identitasnya disebutkan, Sabtu (08/03/2025) malam via mesenger FB.

Sedangkan warga lainnya pun menuliskan, On sangajo ma imanfaatkon pardompeng beko ni si kades i mangupas.. mang songon biasa mulak dompengi meraja lela.. siang main.. malam mangarsik (udah dimanfaatkan pendompeng besko si kees untuk mengupas, sudah seperti biasa kembali dompeng itu merajalela.. siang main.. malam mengeringkan).

Baca Juga : PETI di Desa Lobung Diduga Dikendalikan Mantan Napi dan Pensiunan Polri, Kapolsek Linggabayu Bungkam

Dan dalam pesan berikutnya warga menegaskan “Seharusnya semua ditutup, ini kuliat udah suka-suka mereka saja sampai masuk ke pekarangan orang lain pembuangannya tanpa izin dari yang punya”.

Dari informasi yang diberikan warga, kegiatan PETI ini mulai marak kembali saat mendekati masuk Ramadan. Namun anehnya, pihak Polsek Kotanopan terkesan melakukan pembiaran, padahal jelas Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK dengan tegas menyatakan menutup PETI di Kecamatan Kotanopan dan daerah lainnya.

Terkait ini, Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK melalui Kasi Humas, Iptu Bagus Seto, SH saat dikonfirmasi hanya mengucapkan terima kasih atas informasinya dan berjanji akan melakukan cek ke lokasi. 

“Terima kasih Bang informasinya, tim kita akan lakukan cek ke lokasi,” jawabnya singkat via telpon.

(Mra/nusantaraterkini.co)