Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Update 95 Siswa di Toba Diduga Keracunan MBG, Dua Dapur SPPG Ditutup Sementara: Dinkes Sumut Kirim TGC

Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Sumatera Utara, mencatat sebanyak 95 siswa dari tiga sekolah di Kecamatan Laguboti mengalami dugaan keracunan makanan

Bagikan:
Kondisi siswa yang mengalami dugaan keracunan MBG yang sedang di rawat Rumah Sakit di Laguboti, Kabupaten Toba, Kamis (16/10/2025). (Foto: dok Dinas Kesehatan Toba)
Kondisi siswa yang mengalami dugaan keracunan MBG yang sedang di rawat Rumah Sakit di Laguboti, Kabupaten Toba, Kamis (16/10/2025). (Foto: dok Dinas Kesehatan Toba)
A A

nusantaraterkini.co, MEDAN – Kabupaten Toba, , mencatat sebanyak 95 dari tiga sekolah di Kecamatan Laguboti mengalami dugaan makanan bergizi gratis () pada Rabu (15/10/2025) kemarin.

Kepala Toba, Freddi Seventry, mengatakan para berasal dari SD Tanding Laguboti, SMP Negeri 1 Laguboti, dan SMK Laguboti. Sebagian korban dirawat di Puskesmas Laguboti, Rumah Sakit HKBP, dan RSUD Porsea.

“Total kasus di tiga sekolah ada 95 orang, 27 di antaranya masih diopname,” kata Freddi dalam keterangan tertulis yang diterima Nusantaraterkini.co, Jumat (17/10/2025).

Ia menambahkan, dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyalurkan menu ke sekolah-sekolah tersebut ditutup sementara untuk evaluasi. Kedua dapur itu adalah SPPG Yayasan Namora Tama Berkarya dan SPPG Situa-tua Sigumpar.

“Operasional dua SPPG itu dihentikan sementara sampai evaluasi selesai dilakukan,” ujar Freddi.

Dilain sisi, Kepala Dinas Kesehatan , Faisal Hasrimy, menyebut pihaknya telah mengirim Tim Gerak Cepat (TGC) ke lokasi untuk menangani kejadian tersebut dan melakukan koordinasi lintas instansi.

“Pemprov melalui Dinas Kesehatan sudah menurunkan TGC dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” kata Faisal dalam keterangan tertulis.

Menurut Faisal, kondisi sebagian besar siswa kini berangsur membaik dan sudah diperbolehkan pulang. Namun sejumlah siswa masih menjalani perawatan dan observasi medis.

Dinas Kesehatan telah mengirimkan sampel muntahan siswa ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat Sumut serta sampel makanan ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan untuk memastikan penyebab pasti .

Kasus ini bermula dari laporan 84 siswa SMP Negeri 1 Laguboti yang mengalami gejala mual, muntah, pusing, nyeri ulu hati, dan sesak napas usai menyantap menu MBG. Menu tersebut terdiri dari ikan mujair asam manis, tempe, sayur pakcoy, dan semangka yang disediakan oleh SPPG Pardomuan Nauli Laguboti.

(Cw7/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait