Update 95 Siswa di Toba Diduga Keracunan MBG, Dua Dapur SPPG Ditutup Sementara: Dinkes Sumut Kirim TGC
Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Sumatera Utara, mencatat sebanyak 95 siswa dari tiga sekolah di Kecamatan Laguboti mengalami dugaan keracunan makanan
nusantaraterkini.co, MEDAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Sumatera Utara, mencatat sebanyak 95 siswa dari tiga sekolah di Kecamatan Laguboti mengalami dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) pada Rabu (15/10/2025) kemarin.
Kepala Dinas Kesehatan Toba, Freddi Seventry, mengatakan para siswa berasal dari SD Tanding Laguboti, SMP Negeri 1 Laguboti, dan SMK Laguboti. Sebagian korban dirawat di Puskesmas Laguboti, Rumah Sakit HKBP, dan RSUD Porsea.
“Total kasus di tiga sekolah ada 95 orang, 27 di antaranya masih diopname,” kata Freddi dalam keterangan tertulis yang diterima Nusantaraterkini.co, Jumat (17/10/2025).
Ia menambahkan, dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyalurkan menu MBG ke sekolah-sekolah tersebut ditutup sementara untuk evaluasi. Kedua dapur itu adalah SPPG Yayasan Namora Tama Berkarya dan SPPG Situa-tua Sigumpar.
“Operasional dua SPPG itu dihentikan sementara sampai evaluasi selesai dilakukan,” ujar Freddi.
Dilain sisi, Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Faisal Hasrimy, menyebut pihaknya telah mengirim Tim Gerak Cepat (TGC) ke lokasi untuk menangani kejadian tersebut dan melakukan koordinasi lintas instansi.
“Pemprov Sumut melalui Dinas Kesehatan sudah menurunkan TGC dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” kata Faisal dalam keterangan tertulis.
Menurut Faisal, kondisi sebagian besar siswa kini berangsur membaik dan sudah diperbolehkan pulang. Namun sejumlah siswa masih menjalani perawatan dan observasi medis.
Dinas Kesehatan Sumut telah mengirimkan sampel muntahan siswa ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat Sumut serta sampel makanan ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan untuk memastikan penyebab pasti keracunan.
Kasus ini bermula dari laporan 84 siswa SMP Negeri 1 Laguboti yang mengalami gejala mual, muntah, pusing, nyeri ulu hati, dan sesak napas usai menyantap menu MBG. Menu tersebut terdiri dari ikan mujair asam manis, tempe, sayur pakcoy, dan semangka yang disediakan oleh SPPG Pardomuan Nauli Laguboti.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAPSMS Cukur Persiraja 5-0 dan Rebut Puncak Klasemen
Herman Saleh Harahap·27 menit yang lalu -
INTERNASIONALIran-AS Kembali Memanas! Dua Rudal Hantam Pulau Qeshm, Trump Akui Serangan Terbatas
hendra·6 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTegur Suami Gegara Judi, Istri di Jakbar Dianiaya hingga Disundut Bara Rokok
hendra·6 jam yang lalu -
NASIONALHasto Ungkap PDIP Intensif Lobi Fraksi DPR, Dorong Tindak Lanjut Putusan MA soal Gibran
hendra·7 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALUsai Pesta Miras, Pria di Maros Tikam Keponakan hingga Kritis gegara Salah Paham soal Gaji
hendra·8 jam yang lalu -
NEWSDKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Dua Siap Masuk Tahap Persidangan
hendra·9 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALWN Malaysia Rampok Warga Batam Pakai Pisau dan Airsoft Gun, Gasak Mobil hingga Rp292 Juta
hendra·9 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Sita 1,2 Juta Pil Tramadol Ilegal, Pria Asal Aceh Ditangkap
hendra·10 jam yang lalu -
-
SUMSELGapeka 2026 Berlaku 1 Desember, KAI Palembang Imbauu Penumpang Cek Ulang Jadwal Tiket
Rozie Winata·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan