Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tolak Pemuda Baduy Korban Begal karena Tak Punya KTP, Irma Suryani: RS bukan Hanya Cari Untung, Nilai Kemanusiaan Dipertimbangkan

Salah satu Rumah Sakit (RS) di Jakarta viral di media sosial setelah menolak pasien soerang pemuda suku baduy yang diduga usai di begal di wilayah

Irma Suryani Chaniago (Foto: dok.istimewa)
Irma Suryani Chaniago (Foto: dok.istimewa)
A A

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Salah satu (RS) di Jakarta viral di media sosial setelah soerang pemuda yang diduga usai di begal di wilayah beberapa Waktu lalu.

Merespon hal itu, Chaniago, menilai tindakan RS menolak pasien seorang pemuda suku Baduy tidak manusiawi. Ia pun mengingatkan, RS tidak boleh hanya memikirkan cari keuntungan semata, tetapi harus juga mengutamakan sisi kemanusiaan.

kan bukan hanya cari untung. Nilai kemanusiaannya juga harus dipertimbangkan,” kata , Sabtu (8/11/2025).

Sebelumnya, bernama Repan menjadi di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/10/2025) malam. Saat kejadian, Repan yang sedang berjualan madu mengalami luka bacok di lengan kiri dan sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Namun, pihak rumah sakit disebut menolak menangani Repan karena ia tidak memiliki KTP.

Ia menegaskan, RS seharusnya memprioritaskan kondisi darurat tanpa mempersoalkan administrasi.

“Apa lagi jelas ini terkait masyarakat adat yang memang tidak punya KTP apa lagi kartu BPJS,” ujar politisi Partai NasDem itu.

Menurut Irma, penolakan itu mencerminkan kurangnya empati dari pihak rumah sakit.

“Rumah sakitnya saja yang tidak punya empati,” katanya.

Kasus itu sedang diusut Polsek Cempaka Putih. Identitas rumah sakit yang menolak Repan belum diungkap.

Namun dari hasil penyelidikan sementara, Repan berjalan seorang diri saat kejadian. Ia tiba-tiba dihampiri empat orang tak dikenal yang mengendarai dua sepeda motor.

Para pelaku merampas, 10 madu yang dijual, ponsel dan uang tunai Rp 3 juta milik korban. Repan sempat melawan, namun salah satu pelaku membacok lengannya menggunakan celurit. Polisi masih memburu pelaku. 

(cw1/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait