TNI - Polri Gagalkan Penyelundupan Babi tanpa Dokumen dari Bali Menuju Jakarta
TNI AL Lanal Banyuwangi bersama Polsek KPPP Polresta Banyuwangi dan Satuan Pelayanan Karantina Banyuwangi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan
nusantaraterkini.co, JAKARTA - TNI AL Lanal Banyuwangi bersama Polsek KPPP Polresta Banyuwangi dan Satuan Pelayanan Karantina Banyuwangi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan babi tanpa dokumen resmi di Pelabuhan PT ASDP Ketapang Banyuwangi.
Pengungkapan kasus penyelundupan itu terjadi pada Minggu (13/4/2025). Bermula dari operasi pemeriksaan rutin, di mana tim gabungan menemukan satu unit truk yang mengangkut sebanyak 66 ekor babi dari Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali menuju Jakarta.
Baca Juga : LAPK: Madina Murni dan Aek Lan Produk AMDK Ilegal
Dalam siaran pers Mabes TNI AL, Kamis (17/4/2025), truk yang dikemudikan oleh BT dengan dua orang rekannya tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen karantina hewan, melainkan hanya membawa tiket kapal penyeberangan sebagai kelengkapan administrasi.
Kendaraan beserta seluruh muatannya segera diamankan dan diserahkan ke Kantor Karantina Banyuwangi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pengangkutan tersebut dinyatakan melanggar Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.
Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas instansi yang telah berhasil menggagalkan praktik ilegal ini.
“Kami akan terus mendukung dan memperkuat pengawasan di wilayah pelabuhan guna mencegah pelanggaran hukum, khususnya terkait lalu lintas hewan yang berpotensi membawa penyakit dan membahayakan kesehatan masyarakat. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan pelabuhan,” tegasnya dikutip kumparan.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan bahwa pengawasan terhadap jalur laut harus terus diperkuat karena menjadi titik strategis dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum, termasuk penyelundupan komoditas berisiko.
TNI AL berkomitmen untuk menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia melalui kehadiran aktif dan kerja sama lintas instansi di seluruh wilayah perairan nasional.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALNetty Desak Perketat Tata Kelola MBG, Prioritaskan Keamanan Pangan dan Transparansi Anggaran
Rozie Winata·9 menit yang lalu -
SUMSELRotasi Jabatan Polri, Brigjen Pol Rony Samtana Diangkat Kapolda Sumsel Gantikan Irjen Pol Sandi Nugroho
Rozie Winata·29 menit yang lalu -
NASIONALBahlil Jadi Menko Hilirisasi, Mekeng Tekankan Nilai Tambah Sektor Tambang
Rozie Winata·51 menit yang lalu -
NASIONALKapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi Besar-besaran: 88 Pati-Pamen Dirotasi, 19 Kapolda Berganti
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALDugaan Pungli Terkuak di Rutan Pondok Bambu, DPR Desak Kemenimipas Telusuri Aliran Uang
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALSidak Tanjung Priok, Firman Soebagyo Warning Barantin Tak Jadi Alat Kepentingan Importir
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALBayi Laki-Laki Ditelantarkan di Musala, Polres Muratara Amankan Dua Orang di Nibung
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALPresiden Prabowo: Komunikasi Pemerintah Harus Jadi Instrumen Persatuan Nasional
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLAResmi Dijual! Ini Daftar Harga dan Cara Beli Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
KESEHATANStudi Ungkap Hubungan Kebugaran Anak dengan Risiko Depresi di Masa Dewasa
Rozie Winata·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan