TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Lingga, Nilainya Capai Rp1,3 Miliar
TNI AL menggagalkan penyelundupan 1,6 ton pasir timah ilegal di Lingga. Sebanyak 42 karung disita, satu pelaku diamankan, kerugian negara Rp1,3 miliar
Nusantaraterkini.co, LINGGA – TNI Angkatan Laut (TNI AL) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 1,627 ton pasir timah ilegal yang disembunyikan di bawah keramba apung di Perairan Pekajang Besar, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Dalam operasi tersebut, aparat menyita 42 karung pasir timah dengan nilai ekonomis diperkirakan mencapai Rp1,337 miliar.
Komandan Kodaeral IV, Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari informasi intelijen yang diterima Tim Satgas Pusat Intelijen TNI AL pada Minggu (26/7/2026) mengenai dugaan aktivitas penyelundupan pasir timah di wilayah tersebut.
"Menindaklanjuti laporan itu, tim segera melakukan patroli dan penyelidikan di lokasi yang dicurigai. Saat menyisir perairan, petugas menemukan dua unit High Speed Craft (HSC) yang sedang bersandar di sebuah keramba apung," ujarnya, Senin (3/8/2026).
Namun, ketika aparat mendekati lokasi, kedua kapal langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi sehingga belum berhasil diamankan. Tim kemudian memfokuskan penyelidikan terhadap keramba yang diduga menjadi tempat penyimpanan sekaligus lokasi transaksi pasir timah ilegal.
"Pemeriksaan dilakukan dengan cara menyelam ke bawah keramba apung. Dari hasil pencarian, petugas menemukan 42 karung pasir timah yang sengaja disembunyikan di bawah permukaan laut," bebernya.
Hasil uji laboratorium PT Timah menunjukkan kandungan timah (Sn) dalam pasir tersebut berkisar antara 53 hingga 67 persen, sehingga memiliki kualitas tinggi dan nilai jual yang besar.
Setelah barang bukti ditemukan, Lanal Dabo Singkep berkoordinasi dengan unsur TNI AL lainnya. KRI Beladau-643 yang sedang berpatroli di sekitar lokasi kemudian dikerahkan untuk mendukung proses penindakan.
"Dari hasil penyelidikan sementara, aparat menduga pasir timah ilegal tersebut akan diselundupkan ke Malaysia menggunakan metode Ship to Ship (STS)," pungkasnya.
Dalam operasi itu, petugas turut mengamankan seorang pria berinisial H alias AL yang diduga sebagai pemilik keramba apung.
Selain menyita puluhan karung pasir timah, aparat juga mengamankan satu pucuk senapan angin Predator Airgun, satu pistol airsoft gun Magnum merek Jericho 941, satu lembar KTP, serta dua unit telepon genggam sebagai barang bukti.
Seluruh barang bukti bersama terduga pelaku kini diamankan di Mako Lanal Dabo Singkep untuk menjalani proses penyidikan. TNI AL juga masih mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap jaringan penyelundupan pasir timah yang diduga melibatkan pelaku lain.
Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko menegaskan keberhasilan operasi ini tidak hanya menggagalkan penyelundupan komoditas mineral strategis, tetapi juga menyelamatkan potensi kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp1,337 miliar.
"TNI Angkatan Laut akan terus meningkatkan patroli, pengawasan, dan penegakan hukum di seluruh wilayah perairan Indonesia melalui sinergi antarinstansi untuk mencegah berbagai bentuk penyelundupan yang merugikan negara serta mengancam kedaulatan maritim," tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di wilayah perairan sebagai bentuk dukungan dalam menjaga keamanan laut dan melindungi kekayaan alam Indonesia.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSSoroti Jalan Rusak, LMND SUMUT dan EK-LMND SE-SUMUT Akan Geruduk Pemko Binjai: Desak Perbaikan Secepatnya
hendra·Beberapa detik yang lalu -
SUMUTDiangkat jadi Kapolda Sumut, Brigjen Pol Sonny Irawan Siap Pecah Bintang Dua di Tanah Deli
Rozie Winata·1 menit yang lalu -
EKONOMIKoreksi Berlanjut, Harga Emas Merangkak Turun ke Rp2.574.000 Per Gram
Rozie Winata·10 menit yang lalu -
NASIONALNetty Desak Perketat Tata Kelola MBG, Prioritaskan Keamanan Pangan dan Transparansi Anggaran
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELRotasi Jabatan Polri, Brigjen Pol Rony Samtana Diangkat Kapolda Sumsel Gantikan Irjen Pol Sandi Nugroho
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALBahlil Jadi Menko Hilirisasi, Mekeng Tekankan Nilai Tambah Sektor Tambang
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALKapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi Besar-besaran: 88 Pati-Pamen Dirotasi, 19 Kapolda Berganti
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALDugaan Pungli Terkuak di Rutan Pondok Bambu, DPR Desak Kemenimipas Telusuri Aliran Uang
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALSidak Tanjung Priok, Firman Soebagyo Warning Barantin Tak Jadi Alat Kepentingan Importir
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
KRIMINALBayi Laki-Laki Ditelantarkan di Musala, Polres Muratara Amankan Dua Orang di Nibung
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan