Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Terlibat Kasus Judi, 2 Kasat dan Kapolsek di Sulsel Dicopot

Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Andi Rian Djajadi mencopot dua kasat dan kapolsek yang terlibat kasus judi.

Bagikan:
Kapolda Sulsel Irjen Andi Rian Djajadi. Foto: kumparan
Kapolda Sulsel Irjen Andi Rian Djajadi. Foto: kumparan
A A

nusantaraterkini.co,  - (Sulsel), dan yang terlibat .

Mereka ialah Kasat Intelkam dan Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, serta Kahu AKP E.

Ketiga perwira pertama (Pama) itu sudah dicopot dari jabatannya. Kini mereka menjalani pemeriksaan di Paminal Propam Polda .

"Iya, ada tiga orang perwira saya copot karena itu, membiarkan sabung ayam di daerahnya," kata Andi Rian kepada wartawan, Selasa (25/6/2024).

Andi tidak mengungkap identitas ketiga polisi tersebut. Begitu juga dengan peran mereka.

Pencopotan awalnya dilakukan terhadap dua orang perwira yang menduduki jabatan Kasat Intelkam dan Kasat Reskrim di Polres Toraja Utara.

Mereka dianggap melakukan pembiaran perjudian sabung ayam yang sempat digerebek oleh personel gabungan. Dalam penggerebekan itu, polisi berhasil menangkap 35 orang beserta puluhan ayam aduan.

"Kasat Intel dan Reskrim Polres Toraja Utara, sekarang sedang berproses di Propam. Kita lihat nanti apakah pidananya dapat atau paling tidak sebagai seorang anggota Polri adalah hukuman disiplin," ucap dia

Sementara itu Kapolsek Kahu juga dicopot karena adanya laporan masyarakat terkait maraknya judi sabung ayam di daerah tersebut. Bahkan, Andi Rian mengaku sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pencopotan.

"Sudah saya keluarkan SK-nya (pencopotan) tadi malam. Kapolsek Kahu, Bone, inisial AKP E," tegas dia.

Andi Rian pun mewanti-wanti kepada seluruh polisi jajaran Polda Sulsel untuk tidak terlibat dalam kasus perjudian dan narkoba. Mantan Dirtipidum Bareskrim Polri itu memastikan akan menindak tegas pelaku.

"Saya selalu mengingatkan jangan terlibat judi dan narkoba, karena pasti sanksinya tegas tidak ada main-main dengan itu," katanya dikuti kumparan.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait