Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Survei Populasi, 59 Ekor Macan Tutul Salju Tercatat di Huangnan Qinghai

Macan tutul salju menghuni area dengan luas sekitar 3.872 kilometer persegi di Huangnan

Foto yang diabadikan pada 17 Februari 2024 ini menunjukkan seekor macan tutul salju di dekat pos pemantauan di sebuah daerah yang berada di wilayah Deqen, Provinsi Yunnan, China barat daya. (Foto: Xinhua/Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Wilayah Deqen)
Foto yang diabadikan pada 17 Februari 2024 ini menunjukkan seekor macan tutul salju di dekat pos pemantauan di sebuah daerah yang berada di wilayah Deqen, Provinsi Yunnan, China barat daya. (Foto: Xinhua/Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Wilayah Deqen)
A A

, XINING - di Prefektur Otonom Etnis Tibet , Provinsi Qinghai di China barat laut, telah mencapai 59 ekor.

Hal ini disampaikan Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Provinsi Qinghai pada Kamis (23/10/2025), bertepatan dengan Hari Sedunia.

tersebut, yang didasarkan pada data yang dikumpulkan dari 2023 hingga 2024, melibatkan 111 jagawana dan memasang 200 kamera inframerah di seluruh prefektur itu.

Baca Juga : Heboh! Macan Tutul Nyasar Masuk Hotel di Bandung, Diduga Kabur dari Lembang Park & Zoo

Dari jumlah tersebut, 55 kamera berhasil menangkap penampakan macan tutul salju, menghasilkan 298 pendeteksian independen.

Model penandaan-penangkapan kembali (mark-recapture) spasial digunakan untuk memperkirakan dan luas habitat, ujar Zhang Yu, kepala departemen perlindungan satwa liar administrasi tersebut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa macan tutul salju menghuni area dengan luas sekitar 3.872 kilometer persegi di , yang mencakup 21,74 persen dari total luas prefektur tersebut.

Baca Juga : Yunani Hadapi Penurunan Demografi akibat Rendahnya Angka Kelahiran dan Peningkatan Lansia

Para pakar menekankan bahwa macan tutul salju, yang terdaftar sebagai spesies yang berada di bawah perlindungan kelas satu di China, merupakan indikator penting keseimbangan ekologi.

Zhang juga mengatakan bahwa tersebut menyediakan data dasar untuk upaya pemantauan dan perlindungan di masa mendatang.

(zie/)

Sumber: Xinhua 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait