Super League: Kalah 0-7 dari Persebaya, Semen Padang Dipastikan Degradasi ke Liga 2
Semen Padang dipastikan degradasi ke Liga 2 usai dihajar Persebaya Surabaya 0-7 dalam lanjutan Super League 2026.
Nusantaraterkini.co, PADANG – Persebaya Surabaya tampil beringas saat bertandang ke markas Semen Padang dalam lanjutan Super League 2026. Bermain di Stadion GOR Haji Agus Salim, Jumat (15/5/2026), tim berjuluk "Bajol Ijo" tersebut sukses mencukur tuan rumah dengan skor telak 0-7.
Kemenangan fantastis ini tidak hanya memperkuat posisi Persebaya di papan atas, tetapi juga menjadi lonceng kematian bagi Semen Padang dalam persaingan tetap bertahan di kasta tertinggi.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persebaya langsung menunjukkan dominasinya. Pesta gol dibuka oleh Bruno Moreira pada menit ke-16 setelah memanfaatkan umpan matang dari Kasim Botan.
Tak butuh waktu lama bagi tim tamu untuk menggandakan keunggulan, hanya berselang tiga menit, Catur Pamungkas mencatatkan namanya di papan skor. Kondisi semakin sulit bagi Semen Padang setelah Ade Kristiano menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah pada menit ke-45, memaksa tuan rumah bermain dengan sepuluh orang.
Memasuki babak kedua, Persebaya semakin tak terbendung melawan tim yang pincang. Bruno Moreira mencetak gol keduanya pada menit ke-50, diikuti oleh gol dari Mihailo Perovic di menit ke-63. Bintang malam itu, Bruno Paraiba, yang masuk sebagai pemain pengganti, tampil luar biasa dengan mencetak hattrick dalam waktu singkat, yakni pada menit ke-68 melalui titik putih, menit ke-74, dan menutup pesta gol pada masa injury time menit 90+3.
Hasil ini memberikan dampak kontras yang sangat tajam pada tabel klasemen. Bagi Persebaya Surabaya, tambahan tiga poin ini memantapkan posisi mereka di jajaran empat besar, menjaga peluang mereka untuk bersaing memperebutkan gelar juara atau setidaknya mengamankan tiket ke kompetisi Asia.
Sebaliknya, kekalahan memalukan di depan pendukung sendiri ini memastikan nasib buruk bagi Semen Padang. Dengan nol poin dari pertandingan ini dan performa yang terus merosot, "Kabau Sirah" dipastikan terkunci di zona degradasi.
Secara matematis, peluang mereka untuk keluar dari zona merah telah tertutup, mengingat selisih poin dengan tim di batas aman sudah tidak mungkin lagi dikejar di sisa kompetisi. Hasil ini memaksa Semen Padang untuk harus rela turun kasta ke Liga 2 pada musim depan.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·34 menit yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·43 menit yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSPastikan Pemenuhan Gizi Sesuai Standar, Kapolres Binjai Audit SPPG di Sendang Rejo
hendra·2 jam yang lalu -
POLITIKSoroti Ranperda Pajak, Fraksi PKS DPRD Medan Minta Pemko Jaga Daya Beli Warga
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PERISTIWADemo DPRD Sumut, KAMMI Soroti Seleksi KPID dan Alokasi Dana Reses
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKNusron Wahid Akui Mundur dari Kepengurusan Golkar, Alasan Diserahkan ke Bahlil
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan