Studi Terbaru di Australia: Vape Dapat Hantarkan Logam Beracun ke Paru-paru
Studi UTS Australia ungkap vape hantarkan logam beracun seperti timbal dan merkuri ke jaringan paru-paru
Nusantaraterkini.co, SYDNEY - Perangkat rokok elektronik (vape) disebut dapat menghantarkan logam beracun langsung ke jaringan paru-paru.
Hal ini diungkap oleh penelitian baru dari Australia yang menantang anggapan bahwa vape merupakan alternatif yang lebih aman dibandingkan mengisap rokok konvensional.
Studi tersebut menunjukkan, bahkan penggunaan vape jangka pendek pada tingkat paparan di bawah penggunaan harian manusia yang umum menghasilkan akumulasi logam beracun yang terukur di jaringan paru-paru, termasuk timbal, tembaga, dan nikel.
Demikian menurut sebuah pernyataan dari Universitas Teknologi Sydney (University of Technology Sydney/UTS) Australia yang dirilis pada Jumat (17/4/2026).
Studi praklinis ini memberikan bukti pertama bahwa aerosol vape mengandung spesies logam yang terkait dengan timah dan merkuri, yang sering kali lebih mudah diserap dan lebih reaktif secara biologis dibandingkan logam anorganik.
Temuan tersebut mengungkapkan bahaya yang kurang disadari yang berkaitan dengan vape, kata Dayanne Bordin, dosen kimia analitik UTS sekaligus peneliti utama studi itu yang dipublikasikan dalam Analytical and Bioanalytical Chemistry.
"Profil logam yang diamati konsisten dengan emisi dari koil pemanas dan komponen listrik," ujar Bordin, seraya mencatat bahwa penilaian keamanan saat ini sering kali mengabaikan emisi yang berasal dari komponen perangkat seperti koil pemanas.
Tidak seperti rokok konvensional, perangkat vape sangat bervariasi dalam desain dan kualitas manufakturnya, yang berpotensi meningkatkan risiko paparan, menurut studi itu.
Temuan ini muncul di tengah meningkatnya penggunaan vape, khususnya di kalangan anak muda. Di Australia, penggunaan vape di kalangan dewasa muda meningkat dari 5,3 persen pada 2019 menjadi lebih dari 21 persen pada 2023, dengan peningkatan serupa pada remaja.
Para peneliti menyerukan peninjauan kembali regulasi penggunaan vape, termasuk pengujian rutin terhadap emisi yang berasal dari perangkat dan pembaruan panduan kesehatan publik terkait paparan logam dan bioakumulasi.
(*/nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWABanjir Terjang Gayo Lues, 100 Rumah Rusak dan 4 Hanyut Terbawa Arus
hendra·2 jam yang lalu -
-
PERISTIWAKebakaran Hebat di Pool Damri Bandung, Puluhan Bus Hangus dan 13 Rumah Warga Terbakar
hendra·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPria Hendak Bakar Masjid di Pondok Kelapa Jaktim, 3 Jemaah Diserang Kapak dan Belati
hendra·3 jam yang lalu -
PERISTIWAKru Ketiga Helikopter Super Puma yang Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Tewas
hendra·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALEdarkan Sabu di Kawasan Pemukiman, Pria Paruh Baya Ditangkap Polrestabes Medan
hendra·5 jam yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Ajak Warga Jaga Persaudaraan: Rawat Indonesia Dimulai dari Keluarga
hendra·5 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALTiang Lampu Merah Tanjung Morawa Dimaling, Dua Pelaku Diringkus
hendra·6 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALGeger Gangster di Surabaya! Dua Remaja Dikeroyok, Punggung dan Bibir Dibacok
hendra·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan