Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Sentil Media Soal BBM Non-Subsidi, Menteri Bahlil: Harus Fair, Kalau Turun Ya Diberitakan Turun

Bahlil minta media fair beritakan harga BBM non-subsidi yang turun ikuti tren ICP. BBM subsidi tetap aman

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia saat diwawancarai usai Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Minggu (2/8/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia saat diwawancarai usai Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Minggu (2/8/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menyentil pemberitaan media massa terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.

Ia meminta insan pers berlaku fair dan objektif dalam memberitakan penurunan yang saat ini sedang mengikuti tren penurunan Indonesia Crude Price () dunia.

"Kalau ICP naik pasti naik, kalau turun pasti turun. Sekarang kondisi ICP sedang turun, tidak ada kenaikan. Jadi media juga harus fair memberitakan bahwa harga sedang turun," ujar Bahlil, Senin (3/8/2026).

Bahlil mengatakan, mekanisme penetapan harga BBM non-subsidi telah diatur secara transparan melalui Tahun 2022. Pergerakan harganya murni menyesuaikan dinamika pasar minyak mentah global.

"Kalau untuk , mekanismenya memang mengikuti harga pasar dunia () sesuai ," katanya. 

Sementara untuk BBM bersubsidi seperti Solar, bensin subsidi, hingga LPG 3 kilogram, pemerintah memegang kendali penuh untuk mengunci harga agar tidak naik demi menjaga daya beli masyarakat.

"Saya tekankan bahwa tidak ada kenaikan harga , termasuk harga Solar dan bensin, begitu juga untuk LPG subsidi. Pemerintah dalam mengontrol harga itu fokus pada subsidi," katanya.

Pernyataan tegas terkait transparansi harga dan penjaminan tarif subsidi ini disampaikannya untuk merespons isu penyesuaian harga energi nasional, sekaligus meredam gejolak antrean panjang BBM jenis Solar bersubsidi yang sempat terjadi di wilayah Sumatera Selatan.

Pemerintah optimistis dengan kepastian regulasi ini, jalur distribusi logistik di daerah dapat segera normal serta memberikan kepastian informasi yang akurat bagi publik.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru