Sejumlah Oknum Wartawan Diduga Kondisikan Publikasi Dana Desa di Tapteng
Sejumlah oknum wartawan diduga kondisikan publikasi dana desa, tampa diketahui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli
nusantaraterkini.co, TAPTENG - Sejumlah oknum wartawan diduga kondisikan publikasi dana desa, tampa diketahui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kadis PMD Tapteng, Zulkifli Simatupang mengatakan ia tidak mengetahui pembagian publikasi dana desa yang telah ditentukan dan dibagi- bagi oleh beberapa oknum wartawan.
"Saya tidak pernah mengkondisikan sekelompok wartawan untuk melakukan peliputan dana desa," ujarnya lewat sambungan WhatsApp, Sabtu (28/06/2025).
"Terkait adanya pembagian rekap, pembagian wilayah liputan, saya tidak mengetahui itu dan bukan Dinas PMD yang membuat dan mengeluarkannya," timpal Zulkifli.
Ia juga mengungkapkan bahwa setiap tahapan kegiatan dana desa diserahkan kepada kepala desa untuk dilaksanakan secara mandiri.
"Termasuk jurnalis yang melakukan kerjasama peliputan sesuai dengan RAB yang telah ditentukan," ungkapnya.
Zulkifli Simatupang juga menjelaskan bahwa tidak ada larangan bagi wartawan untuk melakukan peliputan dana desa.
"Semua bebas dan berhak untuk melakukan peliputan," jelasnya.
"Bila ada rekan-rekan wartawan yang merasa dihalang-halangi tugasnya dalam peliputan dana desa atau kegiatan desa, beritahu saya," imbuhnya.
Beredarnya rekap pembagian liputan dana desa yang telah ditentukan oleh beberapa oknum diduga wartawan menjadikan kepala desa se-Kabupaten Tapanuli Tengah resah.
Keresahan ini timbul akibat adanya informasi yang tidak diketahui oleh Kadis PMD sebagai bagian pengawasan dan pengendalian untuk pemberdayaan masyarakat, pengelolaan dana desa, dan pembangunan desa.
Dikonfirmasi dari beberapa kepala desa, salah satunya berinisial RT, mengungkapkan ia menerima rekap tersebut dari salah satu oknum wartawan di Tapteng berinisial JZ.
"Memang tidak ada arahan dari Kadis PMD, namun rekap liputan tersebut saya terima dari JZ," ujarnya.
"Saya jadi bingung padahal Pak Bupati, Masinton Pasaribu pada kegiatan di GOR mengungkapkan soal kegiatan desa tidak mungkin saya lagi yang mengurusi, terserah kepala desa," tutup RT.
(JAS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAKlasemen Piala ASEAN FIFA: Indonesia Tempati Posisi Kedua
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
NEWSDirjen PAS Ungkap 13 Rumah Dinas di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai Aset Negara
hendra·5 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas: Dukungan Suami Kunci Lahirkan Generasi Unggul
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
SEPAKBOLAIndonesia Imbang Lawan Malaysia, Kartu Merah Haye Jadi Sorotan
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
RELIGIPeringati Maulid Nabi, Rico Waas Ajak Warga Atasi Masalah Medan
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIBupati Pasaman Barat Jenguk Korban Serangan Buaya di RSUD
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KOTA MEDANRico Waas Minta Bangso Batak Jaga Budaya dan Rangkul Anak Muda
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
NEWSTNI Gagalkan Penyelundupan 16,4 Kg Sabu di Perbatasan Malaysia
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Paparkan Capaian Penanganan Bencana kepada Satgas PRR
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan