Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ratusan Santri Keracunan MBG di Sidoarjo, 80 Orang Masih Dirawat Intensif

Sebanyak 80 santri di Sidoarjo masih dirawat akibat keracunan MBG. Begini update penanganan BGN!

Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana Ketut dalam siaran pers, Rabu (2/9/2026). (Foto: dok BGN/RMOL)
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana Ketut dalam siaran pers, Rabu (2/9/2026). (Foto: dok BGN/RMOL)
A A

Nusantaraterkini.co, SIDOARJO - Sebanyak 512 warga Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Kalitengah, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dilaporkan mengalami akibat program (MBG).

Deputi Pemantauan dan Pengawasan (BGN), Ketut Sumedana, mengonfirmasi jumlah total korban yang terdampak insiden tersebut.

"Secara keseluruhan, ada 512 orang yang terpapar dan terdampak," ujar Ketut melalui keterangan tertulis mengutip RMOL, Rabu (2/9/2026).

Dia menyebutkan, dari total korban tersebut, sebanyak 80 orang masih harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Di sisi lain, 312 korban lainnya telah diperbolehkan pulang usai dinyatakan pulih.

Selain itu, BGN bersama tim medis saat ini tengah memantau ketat kondisi kesehatan sekitar 120 orang lainnya dalam tahap observasi lanjutan.

"Fokus utama kami saat ini adalah penyelamatan serta memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang optimal di sejumlah rumah sakit," tegas Ketut.

Guna menanggulangi dampak kejadian ini, BGN telah berkoordinasi secara intensif dengan kepala daerah setempat serta pimpinan Pondok Pesantren Manbaul Hikam, yang mencakup jajaran pengurus Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Di samping penanganan medis, BGN juga bergerak cepat melakukan investigasi internal berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan setempat. Langkah ini diambil untuk mengusut tuntas pemicu utama tersebut.

"Hasil investigasi menyeluruh beserta penyebab pasti insiden ini nantinya akan segera kami umumkan kepada publik," pungkasnya.

(*/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru