Petugas Lapas Pangururan Temukan Berbagai Jenis Barang saat Razia Kamar Hunian
Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas III Pangururan, Kabupaten Samosir melakukan razia barang-barang terlarang di kamar hunian para narapidana, Sabtu di
nusantaraterkini.co, SAMOSIR- Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas III Pangururan, Kabupaten Samosir melakukan razia barang-barang terlarang di kamar hunian para narapidana, Sabtu dinihari (11/10/2025).
Kegiatan tersebut dilakukan bersama-sama dengan Polri dan Koramil untuk memastikan setiap narapidana tidak menyimpan benda terlarang seperti handpone, senjata tajam (sajam) dan barang lainnya. Selain itu, razia ini juga bertujuan menciptakan keamanan dan kekondusifan Lapas.
Kegiatan dimpimpin langsung Kepala Lapas Pangururan, Jeremi Leonta Sinuraya, bersama tim gabungan dari Polres dan Koramil Kabupaten Samosir.
Sebelum memulai razia ke dalam kamar, tim gabungan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan badan kepada napi mulai dari kepala sampai ujung kaki. Lalu para napi di arahkan duduk di lapangan setelah itu tim memeriksa kamar hunian 5 blok kamar laki-laki dan 1 blok kamar perempuan.
Dari hasil razia petugas menemukan berbagai jenis barang seperti: pulpen, lakban, piring gelas, palu, kartu, tali pinggang, parfum, lem setan, sendok, gunting, gunting kuku, mancis, cukur kumis, tali dan kunci pas.
Barang-barang tersebut, langsung diamankan petugas agar di bakar seusai razia di Lapas Pangururan untuk menjamin keamanan dan ketertiban Lapas.
Kalapas Pangururan, Jeremi Leonta Sinuraya mengungkapakan bahwa razia ini dilakukan serentak di seluruh Lapas Indonesia.
"Razia malam ini dilakukan serentak seluruh Lapas di Indonesia murni dari pimpinan pusat, tidak ada kaitanya dengan peristiwa narapidana yang beberapa hari lalu meninggal. Razia di gelar untuk meminir barang-barang berbahaya di Rutan dan LP terkhususnya di Lapas Kelas lll Pangururan, sehingga pada malam hari ini sinergisitas antara Lapas dengan aparat penegak hukum khususnya Polres Samosir dan Koramil Pangururan bersama-sama melakukan razia," jelasnya.
Jeremi juga menambahkan bahwa ditemukan barang-barang di kamar hunian napi, tetapi tidak ada ditemukan narkotika dan barang berbahaya.
"Kami dari tim gabungan Polri, Lapas dan TNI menemukan barang-barang namun tidak berbahaya di dalam lapas, tapi menjadi masukan bagi kami bahwa masih ada sendok yang bisa menyebabkan gangguan keamanan, termasuk botol-botol menyebabkan gangguan keamanan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan tidak ada ditemukan narkotika dan tidak ada ditemukan barang-barang yang berbahaya lainya," tutupnya.
(Jas/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIAwali Pekan, Harga Emas Antam Terkoreksi Rp10.000 Jadi Rp2.628.000 per Gram
Rozie Winata·33 menit yang lalu -
SUMSELKorupsi Irigasi, Mantan Anggota DPRD Muara Enim Divonis 4 Tahun
Herman Saleh Harahap·46 menit yang lalu -
NASIONALGREAT Institute: Prabowo Tegaskan Perubahan Dukungan terhadap Palestina dari Kuat Menjadi Semakin Kuat
Rozie Winata·51 menit yang lalu -
NASIONALLantik 14 Pejabat Kemenkeu, Suahasil Tekankan Optimasi Penerimaan
Herman Saleh Harahap·54 menit yang lalu -
PENDIDIKANTangkal Radikalisme, Densus 88 Dukung Pembatasan Gawai Kemenag
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANZakiyuddin Harahap Minta Hima Lubis Dorong Aksi Sosial
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAPSMS Bantai Persiku 6-0, Kadispora Sumut Ngaku Takjub
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KRIMINALKomplotan Pencurian Invetaris Palembang Golf Club Diciduk, Dua Masih Buron
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
POLITIKRUU Pemilu, Hensa Ingatkan Threshold Jangan Mengabaikan Suara Pemilih
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan