Penumpang Diturunkan karena Dikeluhkan Berbau, TransJakarta Diminta Perbaiki SOP yang Humanis
Insiden penumpang diturunkan dari TransJakarta memicu desakan evaluasi SOP agar pelayanan transportasi publik lebih humanis dan profesional.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Insiden penurunan seorang penumpang dari bus TransJakarta di Halte Kampung Melayu yang viral di media sosial memicu kritik publik. Peristiwa tersebut memunculkan sorotan terhadap standar operasional petugas, penghormatan terhadap hak penumpang, serta pentingnya pelayanan transportasi publik yang mengedepankan aspek kemanusiaan
Anggota DPR, Firman Soebagyo menilai tindakan memaksa penumpang turun dari layanan transportasi publik berpotensi membahayakan keselamatan dan tidak mencerminkan pelayanan yang berorientasi pada kemanusiaan.
"Transportasi publik seharusnya mengutamakan keselamatan, penghormatan terhadap martabat manusia, dan pelayanan yang profesional. Jika memang terjadi pelanggaran atau ada keluhan dari penumpang lain, penyelesaiannya harus melalui prosedur yang jelas dan humanis, bukan tindakan yang dapat mempermalukan seseorang di ruang publik," ujarnya, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, PT TransJakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur penanganan kasus serupa, termasuk peningkatan kompetensi petugas dalam menghadapi situasi yang melibatkan kelompok rentan.
Ia juga mendesak agar dilakukan pemeriksaan terhadap petugas yang terlibat apabila ditemukan pelanggaran terhadap prosedur pelayanan.
Selain itu, Firman meminta TransJakarta memperkuat standar operasional prosedur (SOP), memperluas pelatihan mengenai pelayanan berbasis hak asasi manusia, serta menyediakan mekanisme pengaduan yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Di sisi lain, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) telah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa petugas bertindak setelah menerima laporan dari sejumlah pelanggan mengenai adanya bau menyengat yang diduga berasal dari penumpang tersebut.
Menurut Ayu, petugas melakukan pendekatan secara persuasif hingga penumpang bersedia turun dari bus. Berdasarkan informasi yang diperoleh perusahaan, penumpang tersebut diduga merupakan seorang tunawisma.
TransJakarta juga menyatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar yang bersangkutan memperoleh penanganan dan bantuan yang sesuai. Perusahaan menegaskan insiden tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki SOP dan meningkatkan sensitivitas petugas dalam memberikan pelayanan kepada seluruh pelanggan.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang petugas meminta penumpang turun dari bus sambil mengatakan, "Turun Pak, nanti komplain dari yang lain. Mohon maaf ya."
Meski sebagian masyarakat memahami pentingnya menjaga kenyamanan seluruh penumpang, banyak pihak mempertanyakan apakah langkah yang diambil sudah sesuai dengan prinsip pelayanan publik yang menjunjung keselamatan, nondiskriminasi, dan penghormatan terhadap martabat manusia.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pelayanan transportasi publik tidak hanya dituntut menjaga kenyamanan mayoritas pengguna, tetapi juga harus mampu menangani situasi yang melibatkan kelompok rentan secara profesional, manusiawi, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Evaluasi menyeluruh terhadap SOP diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
INTERNASIONALIran-AS Kembali Memanas! Dua Rudal Hantam Pulau Qeshm, Trump Akui Serangan Terbatas
hendra·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTegur Suami Gegara Judi, Istri di Jakbar Dianiaya hingga Disundut Bara Rokok
hendra·4 jam yang lalu -
NASIONALHasto Ungkap PDIP Intensif Lobi Fraksi DPR, Dorong Tindak Lanjut Putusan MA soal Gibran
hendra·5 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALUsai Pesta Miras, Pria di Maros Tikam Keponakan hingga Kritis gegara Salah Paham soal Gaji
hendra·6 jam yang lalu -
NEWSDKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Dua Siap Masuk Tahap Persidangan
hendra·7 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALWN Malaysia Rampok Warga Batam Pakai Pisau dan Airsoft Gun, Gasak Mobil hingga Rp292 Juta
hendra·7 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Sita 1,2 Juta Pil Tramadol Ilegal, Pria Asal Aceh Ditangkap
hendra·8 jam yang lalu -
-
SUMSELGapeka 2026 Berlaku 1 Desember, KAI Palembang Imbauu Penumpang Cek Ulang Jadwal Tiket
Rozie Winata·8 jam yang lalu -
NEWSPengurus JMSI Karo Resmi Dilantik, Siap Bersinergi dengan Pemkab
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan