Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Penguatan Pascabencana, Pemprov Sumut Siapkan Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Pemprov Sumut luncurkan program PERMATA untuk pemberdayaan ekonomi perempuan terdampak bencana melalui pelatihan dan dukungan usaha.

Kepala Dinas DP3AKB Sumut, Dwi Endah Purwanti, dalam konferensi pers di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (9/4/2026).(foto: diskominfo sumut)
Kepala Dinas DP3AKB Sumut, Dwi Endah Purwanti, dalam konferensi pers di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (9/4/2026).(foto: diskominfo sumut)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) resmi meluncurkan Program dan Mandiri (PERMATA). Program ini dijalankan melalui Dinas , Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Sumut sebagai salah satu prioritas pada tahun 2026.

“Program PERMATA ini merupakan program prioritas yang kami lakukan di tahun 2026. Kami berharap program ini dapat menjadikan perempuan yang terdampak bencana sebagai pelopor kebangkitan keluarga,” ujar Kepala Dinas , Dwi Endah Purwanti, dalam konferensi pers di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (9/4/2026).

Program PERMATA difokuskan pada pelatihan budidaya pertanian berbasis hidroponik dan vertical garden bagi perempuan yang tinggal di hunian tetap (huntap) di (Tapsel).

“Kami mengajak perempuan di huntap Tapsel untuk bertani agar dapat memenuhi kebutuhan keluarga dan bisa mendatangkan income sehingga membantu mereka pulih dari bencana. Selain itu, kami juga memberikan pelatihan pengolahan makanan frozen food serta bantuan alat usaha,” kata Dwi.

Tidak hanya pelatihan kewirausahaan, DP3AKB Sumut juga memberikan bagi perempuan dan anak terdampak bencana dengan melibatkan tenaga psikolog, penggiat literasi, lembaga masyarakat, serta perangkat daerah terkait.

“Saudara kita yang terdampak bencana tentunya sangat membutuhkan . Mereka ada yang kehilangan suaminya, ada yang kehilangan orang tuanya. Karena itu, kami fokus memberikan layanan ini kepada perempuan dan anak di wilayah Tapsel, Tapteng, dan Sibolga,” ujarnya.

Selain itu, turut menyalurkan bantuan kebutuhan spesifik perempuan dan anak serta makanan siap saji kepada 1.000 korban banjir dan longsor di Sumut.

Pada tahun 2026, DP3AKB Sumut juga akan meluncurkan sejumlah program pemberdayaan lainnya, seperti Youth and Women Leadership Talkshow yang menyasar 600 perempuan muda dari kalangan perguruan tinggi, praktisi, pelaku industri rumahan, dan mitra strategis. Kegiatan ini akan digelar berkolaborasi dengan Bank Mandiri.

“Kami juga akan menggelar Bella Award, yakni apresiasi kepada perempuan-perempuan yang telah berkontribusi aktif dalam pemberdayaan ekonomi berbasis produk pertanian. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Asia Small Business Federation Indonesia,” kata Dwi.

Layak Anak

Sementara itu, dalam upaya pemenuhan hak anak, DP3AKB Sumut menargetkan peningkatan jumlah kabupaten/kota Layak Anak (KLA) dari 15 daerah menjadi 25 daerah pada tahun ini.

“Tahun ini juga akan dilaksanakan layanan CHILL (Curhat, Healing and Let’s Grow) untuk anak, serta pembangunan aplikasi perlindungan anak sebagai saluran konsultasi dan konseling bagi anak-anak di Sumut,” ujarnya.

Menindaklanjuti Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 dan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang pelarangan anak di bawah usia 16 tahun memiliki akun media sosial, DP3AKB Sumut akan berkolaborasi dengan Diskominfo Sumut untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Menindaklanjuti aturan ini, kami juga akan menggelar festival permainan tradisional anak sebagai upaya mengurangi ketergantungan gawai sekaligus melestarikan budaya,” kata Dwi.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru