Pengendara Motor Ngaku Anggota TNI Saat Ditegur di Trotoar Depok
Pengendara motor yang mengaku anggota TNI saat ditegur karena melintas di trotoar Depok ternyata karyawan swasta dan telah meminta maaf.
Nusantaraterkini.co, DEPOK – Sebuah video yang memperlihatkan adu mulut antara pejalan kaki dan seorang pengendara motor di trotoar Jalan Pemuda, Kota Depok, Jawa Barat, viral di media sosial. Insiden tersebut dipicu aksi pengendara yang nekat melintasi jalur pedestrian hingga mendapat teguran dari pejalan kaki.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, seorang pejalan kaki sedang melintas dari arah Stasiun Depok ketika sebuah sepeda motor datang dari arah berlawanan dan naik ke trotoar. Kendaraan tersebut bahkan berhenti tepat di hadapan pejalan kaki sehingga memicu perdebatan.
Dalam rekaman video yang beredar, pengendara sempat melontarkan ucapan yang memberi kesan bahwa dirinya merupakan anggota TNI. Pernyataan tersebut kemudian menjadi sorotan publik dan memicu berbagai reaksi di media sosial.
Menanggapi viralnya video tersebut, Komandan Kodim 0508/Kota Depok, Kolonel TNI Ginanjar Wahyutomo, menegaskan bahwa pria yang bersangkutan bukan merupakan anggota TNI.
Menurutnya, pihak Kodim telah melakukan penelusuran dan meminta pria tersebut memberikan klarifikasi secara langsung.
"Hasil pengecekan menunjukkan yang bersangkutan bukan anggota TNI, melainkan seorang karyawan swasta. Kami juga telah meminta yang bersangkutan membuat klarifikasi bahwa dirinya bukan anggota TNI," ujar Ginanjar, Sabtu (4/7/2026).
Berdasarkan data Unit Intel Kodim 0508/Kota Depok, pria tersebut diketahui bernama Syaiful Anwar. Ia bekerja sebagai karyawan swasta dan berdomisili di kawasan Jalan Stasiun Depok Lama, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
Ginanjar juga mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk tidak menggunakan trotoar yang diperuntukkan khusus bagi pejalan kaki.
"Aturan dibuat untuk menjaga ketertiban bersama. Pelanggaran dapat mengganggu kenyamanan masyarakat lain sekaligus membahayakan diri sendiri maupun orang lain," katanya.
Sehari setelah video itu viral, Syaiful mengunggah video permintaan maaf kepada publik. Dalam pernyataannya, ia memperkenalkan diri sebagai seorang pekerja di bidang marketing dan menegaskan bahwa dirinya bukan anggota TNI.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada institusi TNI karena telah menyeret nama lembaga tersebut dalam insiden yang terjadi. Selain itu, Syaiful mengaku menyesali tindakannya menggunakan trotoar sebagai jalur sepeda motor.
"Saya memohon maaf kepada institusi TNI dan kepada seluruh pejalan kaki atas tindakan saya yang menggunakan trotoar secara tidak semestinya. Saya berharap permohonan maaf ini dapat diterima," ucapnya dalam video klarifikasi.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAJadwal Lengkap Super League dan Championship Indonesia Hari Ini
Herman Saleh Harahap·47 menit yang lalu -
EKONOMIMenaker: Ekonomi Sirkular Buka Peluang Jutaan Lapangan Kerja Baru
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANNihayatul Wafiroh Dorong Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan ke Dunia Kerja
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PERISTIWAPenembakan Massal di Krakow Polandia Tewaskan Enam Orang
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSKapolri Didesak Buka Daftar Korban Penyadapan yang Seret Mantan Petinggi Polri
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PERISTIWATNI Temukan Black Box M-17 yang Jatuh Saat Tugas Karhutla
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
E-SportMPL ID Season 18: BTR Tumbangkan TLID 4-3, Melaju ke Grand Final
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
-
INTERNASIONALIran-AS Kembali Memanas! Dua Rudal Hantam Pulau Qeshm, Trump Akui Serangan Terbatas
hendra·11 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTegur Suami Gegara Judi, Istri di Jakbar Dianiaya hingga Disundut Bara Rokok
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan