Militer Israel Lancarkan 20.900 Serangan di Timur Tengah Sepanjang 2025
Militer Israel laporkan 20.900 serangan di Gaza, Iran, Lebanon, & Suriah sepanjang 2025. 71 ribu warga Gaza tewas
Nusantaraterkini.co, YERUSALEM - Militer Israel pada Rabu (31/12/2025) melaporkan telah melancarkan sekitar 20.900 serangan di Timur Tengah sepanjang tahun 2025.
Dari jumlah tersebut, sebagian besarnya adalah menargetkan Gaza, Iran, Suriah dan Lebanon.
Israel terus melakukan pertempuran di berbagai front sepanjang 2025, yang membutuhkan mobilisasi pasukan tambahan.
Militer Israel memanggil sekitar 306.830 pasukan cadangan, termasuk 54.000 pasukan yang sebelumnya telah dibebaskan dari wajib militer, menurut data yang dirilis militer Israel pada akhir tahun 2025.
Baca Juga : Hamas Konfirmasi Kematian Abu Ubaida dan Sejumlah Komandan dalam Perang Gaza
Di Gaza, di mana gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober, pasukan Israel melancarkan sekitar 19.530 serangan, kata militer Israel.
Menurut otoritas kesehatan Gaza, serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 415 orang dan melukai 1.152 warga lainnya sejak 11 Oktober. Sebanyak 71.269 orang tewas akibat tembakan militer Israel sejak Oktober 2023.
Pada Juni, Israel melancarkan operasi militer selama 12 hari terhadap Iran yang dimulai pada 13 Juni, dengan Israel dan Iran saling balas serangan rudal, menandai eskalasi tajam setelah konflik terselubung dan proksi selama bertahun-tahun.
Baca Juga : Upaya Diplomatik Berhasil, Lebanon Klaim Risiko Konflik dengan Israel Menurun
Militer Israel mengatakan pihaknya menyerang sekitar 1.500 lokasi di Iran dan menewaskan 11 ilmuwan nuklir dan 30 pejabat senior, termasuk Hossein Salami, komandan utama Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolution Guards Corps/IRGC) Iran, dan Mohammad Bagheri, kepala staf Angkatan Bersenjata Iran.
Komando Utara Israel melancarkan sekitar 950 serangan, sebagian besar di Lebanon selatan, di mana Israel mengungkapkan pihaknya menargetkan situs-situs Hizbullah meskipun telah diberlakukan gencatan senjata, dan di Suriah, di mana pasukan Israel memasuki wilayah Suriah di puncak Gunung Hermon pada akhir 2024, diikuti dengan berkali-kali melancarkan serangan udara dan darat.
(*/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSTak Terima Pagar Dibongkar, Pria Serang Petugas Satpol PP Padang Pakai Arit
hendra·11 menit yang lalu -
KOTA MEDANWali Kota Medan Siapkan Solusi Banjir dan 10.000 CCTV
Herman Saleh Harahap·11 menit yang lalu -
-
NEWSOjol Diusulkan Jadi Bagian Transportasi Umum, Ini Penjelasan Kemenhub
hendra·41 menit yang lalu -
SUMSELBuntut Cuaca Buruk, Delapan Penerbangan Kedatangan dan Keberangkatan di Bandara SMB II Palembang Tertunda
hendra·1 jam yang lalu -
-
-
PENDIDIKANFirli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum dengan IPK 4,0 dan Predikat Summa Cum Laude
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELBrigjen Rony Samtana Resmi Jadi Kapolda Sumsel, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSCamat Padangsidimpuan Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, Donatur dan Relawan Turut Bergerak
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan