Menteri ESDM Pastikan Tak Ada Pembatasan Konsumen BBM Subsidi
Wacana pembatasan konsumen BBM subsidi, Pertalite dan Solar pada 1 September 2024 ternyata belum berlaku. Hal ini dipastikan Menteri Energi dan Sumber
nusantaraterkini.co, MEDAN - Wacana pembatasan konsumen BBM subsidi, Pertalite dan Solar pada 1 September 2024 ternyata belum berlaku. Hal ini dipastikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.
Arifin menyebutkan, pemerintah masih membahas terkait kebijakan tersebut. Sebab, regulasi yang mendasari kebijakannya yakni Revisi Peraturan Presiden (Perpres) No 191 Tahun 2014 juga belum kunjung terbit.
"(Pembatasan BBM subsidi) 1 September? Ah enggak, itu masih kita bahas lah. Belum belum," tegasnya saat ditemui awak media di Kawasan Industri Terpadu Batang, seperti dikutip kumparan, Sabtu (27/7/2024).
Saat ditanya terkait kemungkinan pembatasan konsumen BBM subsidi tidak akan terjadi di tahun ini, Arifin sekilas membenarkan hal tersebut.
Selain itu, Arifin juga masih meninjau kembali rencana peluncuran produk BBM baru rendah sulfur. BBM tersebut adalah produk Solar (diesel) yang akan disalurkan PT Pertamina (Persero).
"Ya kita lihat dulu peluncuran BBM rendah sulfur," tandas Arifin.
Sebelumnya, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar rapat membahas pembatasan BBM bersubsidi mengundang beberapa pihak yang berkaitan yakni Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, BPH Migas, hingga PT Pertamina (Persero).
Ditemui usai rapat selesai, Airlangga menegaskan tidak ada pembatasan pembeli BBM subsidi di 17 Agustus 2024, sama seperti yang dilontarkan Presiden Jokowi.
“Tidak ada pembatasan BBM, tapi sosialisasi agar tepat sasaran” kata Airlangga beberapa waktu lalu.
Airlangga mengatakan pemerintah sedang menyiapkan skenario program sosialisasi BBM jenis baru. Rencananya, kegiatan sosialisasi akan dilakukan pada 1 September 2024.
BBM jenis baru ini memiliki kandungan rendah sulfur dalam minyak solar dengan menggunakan bahan bakar nabati bioetanol. Produk BBM baru ini diklaim akan memberi dampak dalam pengurangan emisi dibandingkan bahan bakar fosil sejalan dengan standar Euro IV.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALFirman Soebagyo Minta Pasar Rembang Tak Dibongkar Sebelum Ada Kepastian APBN
Rozie Winata·10 menit yang lalu -
KOMUNITASMahasiswa Sastra Indonesia Didorong Maksimalkan Ruang Kreativitas dan Kolaborasi
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLALionel Scaloni Tunjuk Cristian Romero Menjadi Kapten Timnas Argentina Penerus Lionel Messi
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMUTMengenal Lokomotif Legendaris BB302, Saksi 56 Tahun Sejarah Kereta Api Sumut
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Antam Bangkit di Akhir Pekan: Naik Rp23 Ribu ke Rp2.613.000 Per Gram
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
KRIMINALRazia Gabungan THM di Padangsidimpuan, Satu Pengunjung Wanita Terjaring karena Positif Narkotika
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
KESEHATANKasus HIV di Sumut Tembus 2.334 Temuan, Kelompok LSL Dominasi Paling Tinggi
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
PERISTIWAPencarian Selesai, Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal Dunia
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
SUMSELUsut Kasus Karhutla, Polda Sumsel Naikkan Status 16 Korporasi ke Penyidikan
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
NEWSLintas Generasi, Mayjen Yusri dan Brigjen Osmar Silaturahmi ke M Herindra
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan