Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Progres Tol Betung-Jambi Seksi 1A Tembus 69 Persen, HKI Genjot Percepatan Konstruksi

Progres Tol Betung-Jambi Seksi 1A capai 69% pada Agustus 2026. HKI pastikan kualitas dan ramah lingkungan

Progres pembangunan jalan tol Betung–Jambi Seksi 1A hingga Agustus 2026 telah mencapai 69 persen, di mana PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) terus menggenjot percepatan konstruksi ruas tol yang menghubungkan wilayah Betung hingga Tungkal Jaya tersebut, Jumat (25/9/2026). (Foto: Hutama Karya)
Progres pembangunan jalan tol Betung–Jambi Seksi 1A hingga Agustus 2026 telah mencapai 69 persen, di mana PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) terus menggenjot percepatan konstruksi ruas tol yang menghubungkan wilayah Betung hingga Tungkal Jaya tersebut, Jumat (25/9/2026). (Foto: Hutama Karya)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Progres Betung–Jambi Seksi 1A hingga Agustus 2026 telah mencapai 69 persen, di mana PT (HKI) terus menggenjot percepatan konstruksi ruas tol yang menghubungkan wilayah Betung hingga Tungkal Jaya tersebut.

Sekretaris Perusahaan HKI, Resnu Aditya Wuladarman menyampaikan, megaproyek infrastruktur ini merupakan bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung konektivitas nasional serta pemerataan pertumbuhan ekonomi regional.

“Pembangunan Tol Betung–Jambi Seksi 1A tidak hanya berfokus pada penyelesaian konstruksi, tetapi juga bagaimana menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Resnu Aditya Wuladarman dalam keterangan, Jumat (25/9/2026).

Ia mengatakan peningkatan konektivitas antarwilayah melalui ruas tol ini diharapkan mampu mempercepat mobilitas harian masyarakat, memperlancar jalur distribusi logistik barang, menekan biaya operasional, serta membuka sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi.

Dalam mengeksekusi proyek strategis tersebut, HKI berkomitmen menerapkan standar pengendalian mutu yang sangat disiplin dan mengacu langsung pada spesifikasi umum untuk Jalan Bebas Hambatan dan Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum Tahun 2020.

Setiap fase pekerjaan wajib melalui serangkaian proses inspeksi serta pengujian kualitas yang ketat berdasarkan Inspection Test Plan (ITP), Quality Patrol, Walk In Site, hingga QHSSE Pass guna memastikan seluruh hasil pekerjaan memenuhi standar spesifikasi teknis sebelum beralih ke tahap berikutnya.

“HKI berkomitmen memastikan setiap pembangunan infrastruktur yang dikerjakan memenuhi aspek kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan. Penerapan sistem pengendalian mutu yang disiplin menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan infrastruktur yang kami bangun,” katanya.

Selain fokus pada aspek konstruksi dan mutu teknis, HKI turut mengimplementasikan program Re-Planting Disposal Area sebagai langkah preventif untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan kestabilan lingkungan di sekitar lokasi pekerjaan.

Program penghijauan kembali ini diaplikasikan pada area pembuangan material yang sudah selesai dipakai melalui penataan ulang kontur lahan, penanaman vegetasi hijau, serta pemeliharaan berkala.

Langkah tersebut diambil guna memulihkan tutupan vegetasi alam, meminimalisir potensi risiko erosi tanah, serta menjamin stabilitas kawasan kerja tetap aman dan ramah lingkungan.

“Ke depannya, HKI akan terus mendorong hadirnya infrastruktur yang tidak hanya andal dari sisi kualitas, tetapi juga menerapkan prinsip keberlanjutan, melalui pengendalian mutu yang konsisten, serta penerapan konstruksi yang bertanggung jawab,” pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait