Legislator Minta Kaji Dalam Wacana Penghapusan Koridor 1 TransJakarta
kami hanya menyarankan kepada pemprov Jakarta atau Transjakarta silakan dikaji secara mendalam, baik itu secara teknis, baik sosial artinya pengguna
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta mewacanakan bakal menghapus koridor 1 TransJakarta Blok M-Kota jika MRT fase dua sampai kota selesai dikerjakan.
Merespons hal itu, Anggota Komisi V DPR Danang Wicaksana Sulistya menyebut wacana itu perlu dikaji karena tentu akan banyak keluhan soal tarif MRT sebagai penggantinya.
"Karena TransJ ini BUMD punya pemprov, tapi saya kira perlu dikaji lah ya, karena mengenai apakah dengan satu irisan jalur yang sama itu benar-benar bisa menggantikan? apakah itu bisa secara pembiayaan pelanggan ini mungkin ada perbedaan biaya untuk naik TransJ atau MRT, saya kira arahnya ke sana," kata Danang, Kamis (26/12/2024).
Danang menyebut rute ini memang jalur yang paling penting di Jakarta. Dia menyarankan Pemprov Jakarta maupun TransJakarta melakukan survei kepada para pelanggan.
"Saya belum mendalami tentang koridor 1 walaupun memang disebut koridor 1 ya memang ini menjadi yang dibangun duluan. Artinya ini kebutuhannya tinggi. Begitu juga MRT dibangun di jalur yang sama, artinya ini memang sebagai backbone transportasi di jantungnya Jakarta," kata politikus Gerindra ini.
"Ya kami hanya menyarankan kepada Pemprov Jakarta atau Transjakarta silakan dikaji secara mendalam, baik itu secara teknis, baik sosial artinya pengguna. Kalau perlu ada survei langsung ke pelanggan seperti apa," tambahnya.
Lebih lanjut, wacana penghapusan ini memiliki sisi positif di mana nantinya jalur akan menjadi lebih lebar untuk kendaraan pribadi.
"Walaupun memang beralih saya kira ini bukan suatu hal yang baik ke MRT, mungkin mengurangi beban jalan di atas atau jalur Blok M-Kota, di jalur tersebut jadi lebar karena jalur Transjakarta bisa digunakan pengguna jalan lain," kata legislator dapil Yogyakarta ini.
Sebelumnya, Kadishub Provinsi Jakarta Syafrin Liputo mengatakan rute TransJakarta Koridor 1 Blok M-Kota yang bersinggungan dengan rute MRT Lebak Bulus-Kota akan dihapus pada 2029. Penghapusan rute tersebut dilakukan untuk efisiensi pengelolaan dana public service obligation (PSO) atau subsidi.
"Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memiliki rencana induk transportasi Jakarta sehingga harus ada efisiensi pengelolaan dana PSO (public service obligation)," kata Syafrin.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi Masih Berlanjut di Polres Padangsidimpuan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTKartika Ong Perjalanan Hidup Dibalut jadi Lirik Lagu, Aku Bukan Yang Hilang
Akbar·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANStrategi Pemko Medan Optimalkan PAD dan Infrastruktur dalam R-APBD Perubahan 2026
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALDPD Dorong Menag Perkuat Toleransi dan Desak Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan