Ketimpangan Gender di Sumut Memprihatinkan, Pemprov Sumut Dorong Pemberdayaan dan Kesehatan
Pemprov Sumut soroti ketimpangan gender yang masih tinggi dan dorong program pemberdayaan serta kesehatan perempuan untuk perbaikan indeks gender.
Nusantaraterkini.co,MEDAN - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3AKB) Sumatera Utara, Dwi Enda Purwanti, menyatakan bahwa ketimpangan gender di Sumatera Utara masih menjadi permasalahan serius.
Menurut Dwi, indeks ketimpangan gender atau Gender Inequality Index di Sumut masih menunjukkan kondisi yang memprihatinkan, khususnya dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan perempuan.
Baca Juga : Ketimpangan Gender di Sumut Masih Jadi Tantangan, Kadis P3AKB Soroti Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan
“Indeks ketimpangan gender kita saat ini masih menjadi tantangan, terutama terkait kesehatan. Hal ini memengaruhi angka kelahiran dan partisipasi perempuan dalam berbagai sektor,” kata Dwi dalam konferensi pers yang digelar di kantor Gubernur Sumut, pada Senin (17/11/2025).
Dwi menambahkan, salah satu indikator yang masih menjadi perhatian adalah jumlah kelahiran pada kelompok usia di bawah 15 tahun yang memang menurun, tetapi belum sepenuhnya menunjukkan perbaikan. Selain itu, partisipasi perempuan dalam bidang kesehatan dan berbagai lembaga pemerintahan juga masih rendah.
“Contohnya, jumlah perempuan hanya sekitar 30 persen dari total. Ini menunjukkan masih ada kesenjangan yang perlu segera diperbaiki,” ujar Dwi.
Baca Juga : Setahun Pemerintahan, Perhatian Prabowo ke Isu Gender Belum Optimal
Untuk itu, pihaknya menekankan pentingnya program pemberdayaan perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas hidup masyarakat dan menurunkan ketimpangan gender.
“Kami akan terus memperkuat bidang-bidang strategis yang berkaitan dengan perempuan agar kesetaraan dan pemberdayaan dapat tercapai,” tambahnya.
Baca Juga : Walikota Padangsidimpuan Apresiasi Peran Fatayat NU dalam Pembinaan Gender
Dwi berharap, melalui peningkatan partisipasi perempuan dan program pemberdayaan masyarakat, indeks ketimpangan gender di Sumut dapat membaik dalam beberapa tahun ke depan.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAJohn Herdman Sebut Skuad Garuda Belum Turun dengan Kekuatan Penuh
Rozie Winata·18 menit yang lalu -
EKONOMIMichael Saylor Peringatkan Sistem Keuangan AS Harus Dibangun Ulang untuk Era AI
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaim Miliki Kendali Penuh, Trump Tolak Usulan Bersyarat Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOMartin Hutabarat: Perubahan UUD Penting Dipahami untuk Menentukan Arah Bernegara
Fadli Tara·8 jam yang lalu -
-
KRIMINALViral Video Dugaan Bullying Siswi SMPN 12 Pematangsiantar, Polisi Langsung Turun Tangan
hendra·9 jam yang lalu -
BADMINTONDua Ganda Putra Indonesia Tembus Semifinal Asian Games 2026, Leo/Daniel Tantang Pasangan Nomor 1 Dunia
hendra·10 jam yang lalu -
INTERNASIONALTrump Tolak Proposal Iran, Teheran Masih Tunggu Jawaban Resmi soal Pembukaan Selat Hormuz
hendra·10 jam yang lalu -
-
EKONOMIKemiskinan Argentina Naik Jadi 32,3 Persen, Harga Kebutuhan Pokok Melonjak
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan