Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kasus Kejahatan Seksual Santriwati di Pati, DPR Dorong LPSK hingga KPAI Turun Tangan

Kasus Kejahatan Seksual Santriwati di Pati, DPR Dorong LPSK hingga KPAI Turun Tangan

Mafirion disela-sela Kunjungan Kerja Komisi XIII DPR (foto:istimewa)
Mafirion disela-sela Kunjungan Kerja Komisi XIII DPR (foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA, , mengecam keras dugaan yang dilakukan oleh oknum pengasuh di terhadap puluhan santriwati.

Menurut , kasus ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan pelanggaran berat terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi secara berulang dan sistematis dalam relasi kuasa yang timpang antara pelaku dan korban.

Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar hak dasar korban, termasuk hak atas rasa aman, martabat manusia, serta kebebasan dari kekerasan seksual. Terlebih, sebagian besar korban diduga masih berstatus anak di bawah umur, sehingga kasus ini dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap konstitusi dan undang-undang perlindungan anak.

“Kami mengecam kejahatan seksual ini. Negara wajib hadir secara aktif. Peran lembaga negara seperti , , Komnas Perempuan, dan KPAI sangat krusial dan tidak dapat ditunda lagi,” ujar Mafirion, Rabu (6/5/2026).

Mafirion meminta lembaga-lembaga tersebut segera mengambil langkah proaktif untuk menjangkau para korban tanpa menunggu laporan formal. Ia juga menekankan pentingnya perlindungan identitas serta jaminan keamanan fisik korban guna mencegah intimidasi maupun reviktimisasi selama proses hukum berlangsung.

Lebih lanjut, ia menyoroti peran dalam memfasilitasi restitusi dan kompensasi bagi korban, serta menjamin rehabilitasi sosial jangka panjang. Koordinasi dengan aparat penegak hukum dinilai penting agar proses peradilan benar-benar berpihak kepada korban.

Selain itu, Mafirion juga mendorong bersama lembaga perlindungan anak untuk melakukan investigasi independen. Sementara itu, Komnas Perempuan dan KPAI diminta memastikan proses hukum berjalan transparan dan berperspektif perlindungan anak.

Ia juga mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut serta menjatuhkan hukuman maksimal kepada pelaku demi memberikan rasa keadilan dan efek jera.

“Saya menuntut negara hadir secara nyata, cepat, dan terkoordinasi. Kami berdiri bersama para korban dan menuntut keadilan ditegakkan tanpa kompromi,” tegasnya. 

(LS/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait