Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Jejak Lama Mencuat, AKBP Catur Dicopot dari Plh Kapolres Bima Kota Usai Sepekan Menjabat

Jejak lama AKBP Catur mencuat usai dicopot dari Plh Kapolres Bima Kota. Polda NTB sebut pergantian karena tugas organisasi.

Bagikan:
Jejak Lama Mencuat, AKBP Catur Dicopot dari Plh Kapolres Bima Kota Usai Sepekan Menjabat. (Foto: istimewa)
Jejak Lama Mencuat, AKBP Catur Dicopot dari Plh Kapolres Bima Kota Usai Sepekan Menjabat. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, MATARAM – Nama Catur Erwin Setiawan kembali menjadi sorotan publik setelah dicopot dari jabatannya sebagai Pelaksana Harian (Plh) . Padahal, perwira menengah Polri itu baru sekitar sepekan mengemban amanah tersebut.

AKBP Catur sebelumnya ditunjuk menggantikan , yang dinonaktifkan karena terseret kasus dugaan peredaran narkoba jenis sabu. Namun belum genap dua pekan menjabat, Catur justru diberhentikan dari posisi Plh.

Pencopotan itu memicu perbincangan luas, terutama terkait rekam jejak lama Catur yang disebut-sebut pernah dinyatakan positif mengonsumsi narkotika saat masih berpangkat AKP pada 2017. Saat itu, ia menjabat sebagai Kasatresnarkoba Polres Ternate.

Menanggapi pergantian tersebut, Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Barat, Kombes Mohammad Kholid, tidak memberikan keterangan rinci terkait isu masa lalu tersebut. Ia menegaskan bahwa pencopotan Catur murni karena kebutuhan organisasi.

Menurutnya, jabatan Plh merupakan tugas tambahan di luar tugas pokok. Sementara Catur masih memiliki tanggung jawab utama sebagai Kasubdit Jatanras di Ditreskrimum yang harus segera dituntaskan.

Sebagai pengganti, posisi Plh kini diemban AKBP Hariyanto, yang saat ini menjabat Wadansat Brimob . Ia bukan sosok asing di wilayah Bima karena pernah menjabat sebagai Kapolres Bima pada 2023 serta sempat memimpin Polres Lombok Timur.

Sebelumnya, AKBP Catur mulai menjabat Plh Kapolres Bima Kota sejak 12 Februari 2026. Ia menggantikan AKBP yang telah diberhentikan tidak dengan hormat melalui Sidang Komisi Kode Etik Polri di Mabes Polri pada 19 Februari 2026.

Pergantian pejabat yang terjadi dalam waktu singkat ini pun menambah daftar dinamika internal di tubuh kepolisian, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait