Israel Pajang Reklame Berwajah Trump dan Para Pemimpin Timur Tengah Sebagai Aliansi Abraham
Papan reklame tersebut mengusung slogan besar: “Aliansi Abraham: Saatnya untuk Timur Tengah Baru”
Nusantaraterkini.co, TEL AVIV - Sebuah papan reklame mencolok diresmikan di Israel pada Rabu (25/6/2025) dengan menampilkan wajah Presiden Amerika Serikat Donald Trump berdampingan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta sejumlah pemimpin regional Timur Tengah.
Papan reklame tersebut mengusung slogan besar: “Aliansi Abraham: Saatnya untuk Timur Tengah Baru”.
Adapun para pemimpin Timur Tengah itu, antara lain Perdana Menteri Arab Saudi Muhammad bin Salman Al Saud, Raja Maroko Mohammed VI, Presiden Mesir Abdul Fattah as-Sisi, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Sultan Oman Haitham, Raja Yordania Abdullah II, Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan dan Presiden Pemerintahan Transisi Suriah Abu Mohammad al-Julani.
Papan reklame tersebut merupakan inisiatif dari Koalisi untuk Keamanan Regional (Coalition for Regional Security), yang menggagas tatanan baru di kawasan sebagai perisai terhadap ancaman Iran dan jaringan proksi regionalnya.
“Aliansi Abraham mencerminkan visi tentang kawasan yang terhubung melalui kerja sama, bukan konflik,” tulis pernyataan di situs resmi organisasi itu, seperti dimuat News Nations melansir RMOL, Kamis (26/6/2025).
BACA JUGA: Iran Lancarkan Serangan Rudal dan Drone Baru ke Arah Israel
“Kami mendorong pembentukan tatanan regional baru di Timur Tengah yang dapat menjamin keamanan jangka panjang bagi Israel," tambahnya.
Koalisi ini berharap momentum diplomatik yang sempat terbangun di bawah administrasi Trump dapat kembali dihidupkan, terutama jika Trump kembali memegang kekuasaan.
Selama masa jabatannya, Trump dikenal sebagai sosok yang mendorong kesepakatan normalisasi antara Israel dan sejumlah negara Arab, yang kemudian dikenal sebagai Abraham Accords.
“Itu adalah ide yang sebelumnya didukung Trump, dan beberapa kelompok lokal berharap dia akan memprioritaskannya lagi jika diberi kesempatan,” kata Robert Sherman, jurnalis yang melaporkan langsung dari lokasi peresmian.
Visi “Timur Tengah Baru” dalam konteks ini juga mengindikasikan potensi kerja sama dengan negara-negara seperti Arab Saudi, Lebanon, bahkan Suriah, yang secara historis memiliki hubungan kompleks dan tegang dengan Israel.
Papan reklame tersebut muncul di tengah suasana diplomatik yang mulai mencair, menyusul gencatan senjata sementara antara Israel dan Iran yang difasilitasi dalam pertemuan puncak NATO baru-baru ini.
Trump dilaporkan terlibat dalam mediasi tersebut, dan menyorotinya sebagai langkah awal menuju rekonsiliasi regional.
Dalam 24 jam setelah kesepakatan tersebut diberlakukan, suasana di Tel Aviv dilaporkan mulai berubah. Pembatasan wilayah dicabut, kafe dan restoran kembali ramai, dan sebagian warga berharap ini bisa menjadi permulaan dari era diplomasi regional yang lebih stabil dan produktif.
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
INTERNASIONALKlaim Miliki Kendali Penuh, Trump Tolak Usulan Bersyarat Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Rozie Winata·Beberapa detik yang lalu -
NEWS VIDEOMartin Hutabarat: Perubahan UUD Penting Dipahami untuk Menentukan Arah Bernegara
Fadli Tara·6 jam yang lalu -
-
KRIMINALViral Video Dugaan Bullying Siswi SMPN 12 Pematangsiantar, Polisi Langsung Turun Tangan
hendra·7 jam yang lalu -
BADMINTONDua Ganda Putra Indonesia Tembus Semifinal Asian Games 2026, Leo/Daniel Tantang Pasangan Nomor 1 Dunia
hendra·8 jam yang lalu -
INTERNASIONALTrump Tolak Proposal Iran, Teheran Masih Tunggu Jawaban Resmi soal Pembukaan Selat Hormuz
hendra·8 jam yang lalu -
-
EKONOMIKemiskinan Argentina Naik Jadi 32,3 Persen, Harga Kebutuhan Pokok Melonjak
hendra·8 jam yang lalu -
PERISTIWAMarkas OPM Egianus Kogoya di Nduga Diserang dari Udara? Ini Kata TNI
hendra·9 jam yang lalu -
SUMSELHerman Deru Beberkan Strategi Program Sultan Muda Tekan Angka Pengangguran di Sumsel
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan