Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Israel-AS Gempur Iran: SD Perempuan di Minab Dihantam, Khamenei & Presiden Pezeshkian jadi Target Utama

Israel & AS gempur Iran: Siswi SD tewas di Minab, Teheran mencekam, Khamenei & Pezeshkian jadi target utama

Serangan rudal Israel menghantam SD perempuan di Provinsi Hormozgan, Iran Selatan, Sabtu (28/2/2026). (Foto: dok X/@idextratime)
Serangan rudal Israel menghantam SD perempuan di Provinsi Hormozgan, Iran Selatan, Sabtu (28/2/2026). (Foto: dok X/@idextratime)
A A

Nusantaraterkini.co, TEHERAN - Israel dilaporkan melancarkan serangan udara ke Sekolah Dasar (SD) perempuan di Kota Minab, Provinsi , Iran Selatan pada Sabtu (28/2/2026).

IRNA melaporkan, sedikitnya lima orang siswi dikonfirmasi tewas dalam insiden tragis tersebut.

Sejauh ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai korban luka dari serangan tersebut. Laporan jatuhnya korban warga sipil di kalangan anak-anak ini muncul bersamaan dengan gelombang serangan baru yang terus mengguncang ibu kota Teheran.

Sementara itu, Koresponden Al Jazeera melaporkan suara ledakan hebat kembali terdengar di Teheran, menandakan bahwa operasi militer ini bukanlah serangan tunggal, melainkan rangkaian serangan yang terorganisir.

Kondisi di lapangan saat ini disebut sangat sulit dipantau akibat pemutusan jaringan internet (internet blackout) dan gangguan komunikasi total di berbagai wilayah Iran.

Hal tersebut membuat verifikasi lokasi titik-titik ledakan terbaru menjadi terhambat.

Namun berdasarkan pernyataan resmi dari pihak Amerika Serikat mempertegas bahwa ini adalah "sustained operation" atau operasi militer berkelanjutan yang direncanakan berlangsung selama beberapa hari.

Menanggapi situasi yang kian tak terkendali, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran memberikan pernyataan bahwa selama ini Iran selalu berupaya menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangga di kawasan Teluk.

"Iran hanya memiliki niat baik terhadap tetangga-tetangganya di kawasan, namun kami selalu menyatakan bahwa Iran akan mempertahankan diri dengan segala cara," tegas juru bicara tersebut, seperti dikutip CNN. 

Pernyataan ini muncul di tengah laporan bahwa Iran telah mulai membalas dengan menargetkan empat di Qatar, Kuwait, UEA, dan Bahrain.

Dengan tewasnya warga sipil di Minab dan berlanjutnya gempuran di Teheran, kekhawatiran akan terjadinya perang total yang menghancurkan seluruh stabilitas Timur Tengah kini menjadi kenyataan pahit yang sulit dihindari.

Khamenei Jadi Target Utama Serangan

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah dan Presiden menjadi target utama serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026).

"Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei dan Presiden termasuk di antara target serangan," demikian laporan lembaga penyiar publik Israel KAN.

Selain Khamenei dan Pezeshkian, penasihat pemimpin tertinggi dan mantan menteri pertahanan Ali Shamkhani juga disebut masuk target serangan.

"Dalam serangan ini, kami menargetkan tokoh-tokoh penting, orang-orang yang terlibat dalam rencana untuk menghancurkan Israel," kata seorang sumber pemerintah Israel.

Meski demikian seorang pejabat Iran mengatakan Khamenei telah diungsikan ke tempat aman saat Israel-AS mulai gempur ibu kota Teheran.

Sementara itu kantor berita IRNA juga melaporkan kondisi Presiden Pezeshkian saat ini dalam kondisi aman dan sehat pasca serangkaian serangan Israel dan AS.

Sebagai tindakan balasan, Iran juga telah meluncurkan serangan yang menargetkan sejumlah di Timur Tengah. Serangan itu menargetkan sejumlah titik di Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, hingga Yordania.

(*/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait