Ini Kata Pemred Tribrata TV soal Wartawannya Tewas Terbakar dalam Rumah di Karo
Pemimpin Redaksi Tribrata TV, Edrin Adriansyah angkat bicara atas peristiwa kebakaran rumah di Karo yang menewaskan wartawannya, Sempurna Pasaribu
nusantaraterkini.co, MEDAN - Pemimpin Redaksi Tribrata TV, Edrin Adriansyah angkat bicara atas peristiwa kebakaran rumah di Karo yang menewaskan wartawannya, Sempurna Pasaribu dan keluarganya.
"Benar, dia wartawan kami," katanya pada Selasa (2/7/2024).
Edrin mengatakan Sempurna sudah bekerja di Tribata TV sejak 9 bulan lalu. Dia mengenal Sempurna sebagai sosok yang gigih dan pemberani dalam menulis berita di wilayah Karo.
"Jadi, kalau dari pemberitaan dia selama ini dia sosoknya gigih ya, artinya selalu menulis berita yang memang banyak masalah," ucap dia.
Misalnya, Edrin mencontohkan berita soal penebangan kayu liar yang dilakukan di Karo. Berita yang ditulis oleh Sempurna hingga direspons oleh lembaga terkait dan penebangan kayu liar di wilayah Karo dihentikan.
"Dia rutin menulis berita itu sehingga dapat tanggapan dari pihak terkait dan selesai, artinya tidak ada lagi penebangan hutan di sana ketika itu. Itu menarik makanya kita selalu percaya dia. Luar biasa ini," ucap dia.
Kemudian, Sempurna juga memberitakan mengenai narkoba hingga aktivitas judi. Pemberitaan Sempurna terkait judi, diduga menjadi penyebab ia tewas terbakar.
Edrin mengatakan, ia sudah mengingatkan Sampurna untuk berhati-hati terkait pemberitaan judi. Sebab diduga ada oknum aparat yang membentengi aktivitas judi yang diliput Sampurna.
"Saya langsung mengingatkan bagaimana ini kondisi dan situasi, katanya aman nggak ada masalah. Saya sudah ingatkan dan berulang kali bertanya tapi dia mengatakan aman nggak apa-apa nanti mudah-mudahan nggak ada masalah," ujar dia.
Dalam kasus ini, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menewaskan Sempurna dan keluarganya. Plh Kapolres Tanah Karo AKBP Oloan Siahaan mengatakan ada sejumlah fakta yang ditemukan.
1. Lokasi api pertama kebakaran (LAPK) di permukaan lantai. Posisinya, dekat dengan dinding di kanan dalam rumah. Titik api ini juga berdekatan dari titik ditemukan keempat jasad.
2. Di dalam rumah korban yang juga merupakan warung, disimpan bahan bakar bensin, gas elpiji 3 kg, hingga barang dagangan kebutuhan sehari-hari. Keberadaan barang-barang memicu intensitas kebakaran yang tinggi hingga terdengar dentuman saat kebakaran.
3. Korban, Sempurna Pasaribu diketahui pulang pada Kamis (27/6/2024) sekitar pukul 01.00 WIB. Lalu, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KESEHATANStudi Ungkap Hubungan Kebugaran Anak dengan Risiko Depresi di Masa Dewasa
Rozie Winata·16 menit yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis WhatsApp-AI
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
SEPAKBOLALiga 2: Sumsel United Raih Poin Penuh di Kandang Persiraja Banda Aceh 2-1
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut dan DPR RI Komitmen Tingkatkan Pelayanan Haji 2027
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KESEHATANMuara Enim Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi JKN Kemenkes
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
NASIONALWamenaker: Pelindungan Peserta Pemagangan Luar Negeri Jadi Prioritas
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
PAPUA TERKINIMRP Minta Dukungan DPD Percepat Pembentukan Provinsi Papua Utara
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
-
EKONOMIEkspor Naik, Neraca Perdagangan Sumut Surplus US$731 Juta
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
SUMUTDinsos Sumut Salurkan Bantuan Pascabencana ke 13.702 Keluarga
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan