Ini Dampak Buruk Bagi Anak Terlalu Sering Minum Soda
Seiring bertambahnya usia, anak mungkin penasaran dengan berbagai jenis minuman yang pernah ia lihat. Misalnya saja, tertarik untuk mencicipi soda
nusantaraterkini.co, MEDAN - Seiring bertambahnya usia, anak mungkin penasaran dengan berbagai jenis minuman yang pernah ia lihat. Misalnya saja, tertarik untuk mencicipi soda yang mungkin pernah dikonsumsi orang tuanya.
Menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, Sp. A, soda tidak akan memberikan efek bahaya, jika anak mencicipinya hanya sedikit saja dan sesekali.
“Kalau sedikit saja sebetulnya tidak berbahaya, tetapi memang berpotensi menimbulkan efek negatif kalau misalnya orang tua membiasakan si kecil minum air soda sejak kecil gitu ya," kata dr. Aisya, Selasa (19/11/2024).
Selain itu, soda dinilai tidak ada manfaatnya untuk anak. Konsumsi minuman bersoda pun tidak boleh dijadikan kebiasaan, sebab banyak efek buruknya. Sebab, minuman bersoda mengandung sodium, gula, perisa buatan, hingga zat kimia lain dalam jumlah besar.
Apa saja dampak buruk jika anak sering konsumsi minuman bersoda?
Anak yang mengonsumsi minum bersoda berpotensi mengalami obesitas. Sebab, minuman bersoda mengandung pemanis yang tinggi. Padahal anak punya batas maksimal asupan gula harian. Yaitu untuk anak usia 2 sampai 18 tahun bisa mengonsumsi 25 gram gula atau setara dengan 2 sendok makan per hari.
"Sementara dalam minuman soda itu pemanisnya cukup tinggi di dalamnya, ada ada fruktosa dalam kadar tinggi. Nah, ketika mengonsumsi gula, maka akan risiko obesitasnya akan meningkat," ujar dr. Aisya.
Bila anak sudah mengalami obesitas, maka artinya akan terjadi potensi terkena beragam jenis penyakit. Seperti penyakit jantung, diabetes, hingga masalah kesehatan lainnya juga meningkat.
Selain itu, anak yang sering mengonsumsi minuman bersoda juga bisa mengalami kerusakan gigi. Hal itu terjadi karena adanya asam pada minuman bersoda yang dapat merusak enamel gigi yang sifatnya sebagai pelindung.
"Dan ini meningkatkan kerusakan gigi sampai pembusukan gigi," katanya.
Bila anak konsumsi minuman bersoda berlebihan, maka juga bisa meningkatkan risiko penyakit metabolik, seperti resistensi insulin hingga peningkatan risiko diabetes tipe 2.
Efek buruknya lainnya adalah bisa mengakibatkan sakit perut. Sebab, karbonasi pada minuman bersoda berasal dari gas yang bisa menyebabkan sendawa berlebihan.
Sakit perut akibat adanya gas membuat anak tak nyaman. Terlebih pada perut anak-anak yang masih berkembang, khususnya balita.
Tak hanya itu, dalam air soda pun mengandung sodium, yang bila dikonsumsi secara berlebihan bisa membebani kerja ginjal anak.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALBahlil Jadi Menko Hilirisasi, Mekeng Tekankan Nilai Tambah Sektor Tambang
Rozie Winata·11 menit yang lalu -
NASIONALKapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi Besar-besaran: 88 Pati-Pamen Dirotasi, 19 Kapolda Berganti
Rozie Winata·33 menit yang lalu -
NASIONALDugaan Pungli Terkuak di Rutan Pondok Bambu, DPR Desak Kemenimipas Telusuri Aliran Uang
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALSidak Tanjung Priok, Firman Soebagyo Warning Barantin Tak Jadi Alat Kepentingan Importir
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALBayi Laki-Laki Ditelantarkan di Musala, Polres Muratara Amankan Dua Orang di Nibung
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALPresiden Prabowo: Komunikasi Pemerintah Harus Jadi Instrumen Persatuan Nasional
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SEPAKBOLAResmi Dijual! Ini Daftar Harga dan Cara Beli Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
KESEHATANStudi Ungkap Hubungan Kebugaran Anak dengan Risiko Depresi di Masa Dewasa
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis WhatsApp-AI
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu -
SEPAKBOLALiga 2: Sumsel United Raih Poin Penuh di Kandang Persiraja Banda Aceh 2-1
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan