Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

IHSG Dibuka Melemah Pagi Ini, Turun 0,41 Persen ke Level 7.678 di Awal Perdagangan

IHSG dibuka melemah pada perdagangan Jumat (6/3/2026) turun 0,41 persen ke level 7.678. Tekanan jual masih mendominasi awal perdagangan di BEI.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ilustrasi (Foto: Freepik)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ilustrasi (Foto: Freepik)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan () pada pembukaan perdagangan Jumat (6/3/2026) berada di zona merah. Tekanan jual yang masih dominan membuat indeks melemah sejak awal sesi.

Mengacu pada data (BEI) sekitar pukul 09.04 WIB, IHSG berada di posisi 7.678,59, turun 31,95 poin atau 0,41 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada awal sesi, dibuka di level 7.699,47, lebih rendah dari posisi penutupan hari sebelumnya yang berada di 7.710,54. Dalam pergerakan awal tersebut, indeks sempat menyentuh level tertinggi 7.700,32 dan level terendah 7.634,69.

Aktivitas perdagangan saham terpantau cukup aktif pada awal sesi. Volume transaksi tercatat mencapai 2,11 miliar saham dengan nilai perdagangan sekitar Rp1,057 triliun. Sementara frekuensi transaksi telah mencapai 135.900 kali.

Dari sisi pergerakan saham, tercatat 187 saham mengalami penguatan, 317 saham melemah, dan 454 saham stagnan. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual masih mendominasi pasar saham domestik pada pembukaan perdagangan.

Nilai kapitalisasi pasar di BEI saat ini berada di kisaran Rp13.668 triliun.

Pelemahan IHSG juga diikuti oleh sejumlah indeks utama lainnya. tercatat turun 0,42 persen ke level 784,55, sementara (JII) melemah 0,59 persen menjadi 510,93.

Selain itu, juga terkoreksi 0,47 persen ke posisi 1.071,65, sedangkan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,39 persen ke level 271,62.

Indeks lain seperti IDX30 tercatat turun 0,33 persen menjadi 417,65, dan JII70 terkoreksi 0,46 persen ke posisi 194,45.

Secara teknikal, pergerakan IHSG pada awal perdagangan masih menunjukkan pola fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Para pelaku pasar masih menanti berbagai sentimen global maupun domestik yang dapat memengaruhi arah pergerakan pasar sepanjang perdagangan hari ini.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait